P2D Sintang Gelar Talkshow Perkuat Peran Keluarga Lindungi Anak

  • 08 Agt 2026 19:54 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Persatuan Perempuan Dayak (P2D) Kabupaten Sintang menggelar Talkshow bertema "Peran Keluarga Dalam Pencegahan Perkawinan Anak, Perlindungan Kekerasan Terhadap Anak, dan Bahaya Narkoba" sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan terhadap anak.

Kegiatan berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Sintang, Kamis, 6 Agustus 2026. Talkshow dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus J. Turut hadir Ketua P2D Kabupaten Sintang Hendrika, pengurus dan anggota P2D, Gabungan Organisasi Wanita, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Yustinus mengatakan keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter anak sekaligus menjadi garis pertahanan pertama menghadapi berbagai persoalan sosial.

"Mencegah perkawinan anak dan narkoba tidak bisa hanya diserahkan ke sekolah atau pemerintah. Garis pertahanan pertama ada di rumah. Ayah dan ibu adalah guru pertama, polisi pertama, dan sahabat pertama bagi anak," katanya.

Ia mengajak para orang tua menciptakan suasana rumah yang aman dan nyaman sehingga anak tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.

"Mari kita jadikan rumah kita tempat yang aman. Tempat anak berani cerita, tempat mimpi mereka dijaga, bukan dipotong di tengah jalan," ujarnya.

Yustinus juga mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip 3K yakni mengenali anak, membangun komunikasi yang baik, serta memperkuat nilai agama dan pendidikan dalam keluarga.

"Ingat 3K: Kenali anak kita, Komunikasikan dengan baik, dan Kuatkan nilai agama serta pendidikan. Semoga kita semua mampu menjalankan peran sebagai keluarga yang melindungi. Karena anak yang kita cegah hari ini dari pernikahan dini dan narkoba, adalah generasi yang akan membangun Indonesia Emas 2045," tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sintang bersama P2D berharap semakin banyak keluarga yang menyadari pentingnya peran orang tua dalam melindungi anak dari berbagai ancaman, sehingga tercipta generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah maupun bangsa. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....