Gawai Dayak Sintang Tarik Wisatawan dari Malaysia
- 07 Agt 2026 20:25 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 tidak hanya menjadi magnet bagi masyarakat lokal, tetapi juga menarik perhatian tamu mancanegara.
Sejumlah wisatawan asal Sarawak, Malaysia, sengaja datang untuk menyaksikan secara langsung kemeriahan pesta budaya terbesar masyarakat Dayak di Kabupaten Sintang.
Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang ke-XIII berlangsung di Rumah Betang Tampun Juah Sintang pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Beragam pertunjukan seni budaya, pameran kerajinan, kuliner tradisional, hingga perlombaan adat menjadi daya tarik yang memikat pengunjung dari berbagai daerah, termasuk dari negara tetangga.
Salah seorang pengunjung asal Pakan, Sarikei, Sarawak, Malaysia, Endrew, mengaku baru pertama kali mengunjungi Pekan Gawai Dayak di Sintang. Ia mengaku senang bisa melihat secara langsung pelaksanaan tradisi yang memiliki banyak kesamaan dengan budaya Dayak di Sarawak.
"Senang lihat Gawai ini, saya baru pertama kali berkunjung ke Gawai Dayak di Sintang ini, dulu saya pernah lihat waktu jalan-jalan di Pontianak tahun lepas sekitar bulan lima. Saya memang berasal dari Pakan, Sarikei, Sarawak, tetapi saya masih suku Dayak Iban, jadi suka lihatnya," ujarnya.
Endrew menjelaskan, dirinya datang bersama rombongan sebanyak 28 orang dari Miri, Sarawak.
"Kami satu rombongan dari Miri ini ada 28 orang, kami berangkat tanggal 28 Juli lewat dari Badau dan tanggal 30 Juli kami sudah kembali ke Sarawak," katanya.
Menurut Endrew, pelaksanaan Gawai Dayak di Sintang memiliki kemiripan dengan tradisi yang berlangsung di Sarawak. Ia juga mengaku terkesan dengan banyaknya aksesori khas Dayak dan pertunjukan tari yang ditampilkan selama kegiatan.
"Di tempat kami juga ada tradisi Gawai Dayak, sama budayanya, meriah juga yang di Sarawak. Disini banyak juga kami lihat aksesori khas sini ya dan ada hiburannya juga menari," tuturnya.
Kehadiran wisatawan mancanegara tersebut menunjukkan Pekan Gawai Dayak Sintang tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mulai dikenal sebagai destinasi wisata budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat lintas negara. Kondisi ini diharapkan dapat semakin memperkuat sektor pariwisata dan memperkenalkan kekayaan budaya Dayak Kabupaten Sintang ke tingkat internasional. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....