P2D Sintang Lestarikan Budaya Dayak melalui Produk Kreatif
- 07 Agt 2026 20:28 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Kehadiran stan ekonomi kreatif dan kuliner pada Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 menjadi salah satu magnet yang menarik perhatian ribuan pengunjung.
Berlangsung di Rumah Betang Tampun Juah Sintang pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, berbagai stan menghadirkan aneka aksesori khas Dayak, produk kerajinan lokal, hingga sajian kuliner tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya masyarakat Dayak.
Salah satu stan yang ramai dikunjungi adalah stan Perhimpunan Perempuan Dayak (P2D) Kabupaten Sintang. Melalui stan tersebut, P2D menghadirkan beragam produk ekonomi kreatif hasil karya masyarakat lokal, mulai dari kuliner khas Dayak, Tenun Ikat Sintang, anyaman tradisional, hingga berbagai aksesori dan cendera mata khas daerah.
Owner Galeri Sintang yang juga Sekretaris P2D Kabupaten Sintang, Sumjulian, mengatakan keikutsertaan P2D dalam PGD tahun ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.
"Melalui P2D Kabupaten Sintang kami membuka stan ekonomi kreatif dan kuliner untuk Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang Tahun 2026. Silakan masyarakat datang, karena kami menjual banyak produk, mulai dari kuliner khas Dayak, kemudian ada aksesori khas Kabupaten Sintang seperti Tenun Ikat Sintang dan berbagai hasil anyaman," ujarnya.
Ia menjelaskan, produk yang ditawarkan memiliki variasi harga sehingga dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari suvenir sederhana hingga produk kerajinan bernilai tinggi tersedia di stan tersebut.
"Untuk kisaran harganya mulai dari Rp20.000 untuk merchandise dan aksesori hingga Rp3.500.000. Masyarakat wajib mampir ke stan P2D karena kami juga menyediakan merchandise resmi Pekan Gawai Dayak tahun ini, seperti baju, kaos, tumbler, mug, gantungan kunci, dan tote bag," katanya.
Menurut Sumjulian, kehadiran merchandise resmi PGD diharapkan dapat menjadi kenang-kenangan bagi para pengunjung sekaligus menjadi media promosi budaya Dayak yang dapat dibawa ke berbagai daerah.
Ia pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Pekan Gawai Dayak sebagai ajang mengenal lebih dekat kekayaan budaya sekaligus mendukung produk-produk lokal hasil karya para pengrajin dan pelaku UMKM Kabupaten Sintang.
Keberadaan stan ekonomi kreatif seperti yang dikelola P2D Kabupaten Sintang menjadi bukti Pekan Gawai Dayak bukan hanya menjadi ruang pelestarian adat dan budaya, tetapi juga menjadi wadah promosi produk lokal serta penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang mampu memberikan manfaat bagi para pelaku usaha dan masyarakat. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....