Pentingnya setiap Anak Bersekolah

  • 06 Agt 2026 11:09 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Pengalaman panjang sebagai guru di wilayah pedalaman menjadi bekal berharga bagi Sigit Laksamana yang baru saja dilantik sebagai Kepala SMP Negeri 6 Sintang. Di balik kebahagiaannya menerima amanah baru, ia masih menyimpan keprihatinan terhadap masih rendahnya minat sebagian lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sigit merupakan satu dari 38 kepala sekolah yang dilantik oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Rabu, 5 Agustus 2026.

Sebelum dilantik menjadi kepala sekolah, Sigit bertugas sebagai guru di SMP Negeri 3 Dedai sejak mengawali kariernya sebagai pendidik pada tahun 2009. Selama mengajar, ia menyaksikan langsung berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di daerah.

Menurutnya, salah satu persoalan yang cukup memprihatinkan adalah masih adanya lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan. Sebagian memilih menikah pada usia muda, sementara sebagian lainnya langsung bekerja.

"Selama saya menjadi guru tantangannya banyak. Apalagi saat bertugas di Dedai, salah satu yang paling berat menurut saya di sana biasanya lulus SMP langsung cepat menikah untuk yang perempuan dan untuk yang laki-laki cenderung cepat kerja. Mungkin memang karena kondisi keuangan atau pola pikirnya belum terlalu mengarah ke sekolah yang lebih tinggi," katanya.

Ia menilai persoalan tersebut memerlukan perhatian bersama, tidak hanya dari pihak sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Menurutnya, anak-anak perlu terus diberikan motivasi agar memiliki cita-cita dan semangat melanjutkan pendidikan.

"Pemahaman ini yang perlu kita tingkatkan, bahwa sekolah jangan hanya sampai tingkat SMP, tapi harus ditingkatkan terus untuk masa depan," ujarnya.

Sebagai kepala sekolah yang baru, Sigit berkomitmen untuk terus belajar dari para kepala sekolah yang lebih senior agar mampu menjalankan tugas secara profesional. Ia juga ingin menghadirkan berbagai program yang disesuaikan dengan kondisi sekolah dan karakteristik peserta didik.

Salah satu pendekatan yang ingin dikembangkan adalah memanfaatkan potensi dan kearifan lokal sebagai bagian dari pembelajaran sehingga siswa dapat belajar dari lingkungan sekitarnya tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.

Pengalaman yang pernah dihadapi selama bertugas menjadi motivasi bagi Sigit untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki semangat belajar lebih tinggi. Ia berharap semakin banyak lulusan SMP yang melanjutkan pendidikan sehingga memiliki peluang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih baik. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....