BMKG: Asap Karhutla Sebabkan Kualitas Udara Sintang Masuk Kategori Tidak Sehat
- 05 Agt 2026 19:19 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang mulai berdampak pada penurunan kualitas udara. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tebelian Sintang mencatat kualitas udara yang pada Rabu 5 Agustus 2026 awalnya berada pada kategori sedang, berubah menjadi tidak sehat pada pukul 16.00 WIB akibat meningkatnya asap dari kebakaran hutan dan lahan.
Kepala BMKG Sintang, Dharmawan Wahyu Adhi, mengatakan hasil pengamatan menggunakan alat Particulate Matter (PM2.5) menunjukkan kualitas udara di Kabupaten Sintang mengalami penurunan pada sore hari. Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Manter, Kecamatan Sungai Tebelian.
"Data pengamatan kualitas udara menggunakan peralatan PM2.5 menunjukkan kondisi kualitas udara wilayah Kabupaten Sintang pada hari ini awalnya berada dalam kategori sedang. Namun, pada pukul 16.00 WIB kualitas udara berubah menjadi tidak sehat akibat kebakaran hutan dan lahan di daerah Manter, Sungai Tebelian," ujar Dharmawan.

Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan titik panas hingga Rabu, terdeteksi sebanyak 53 titik panas, terdiri atas 38 titik dengan tingkat kepercayaan menengah dan 15 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi. Jumlah tersebut menunjukkan masih tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang.
Selain itu, BMKG memprakirakan curah hujan di Kabupaten Sintang masih tergolong rendah dalam periode satu minggu kedepan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko meluasnya karhutla apabila tidak diantisipasi sejak dini.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Upaya pencegahan sejak dini dinilai penting untuk menekan risiko karhutla dan menjaga kualitas udara tetap aman bagi kesehatan masyarakat. (din)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....