Kemarau Panjang Sebabkan Pasokan Air Baku Menurun

  • 05 Agt 2026 13:32 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan pasokan air baku untuk Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Senentang Kabupaten Sintang mengalami penurunan.

Hal tersebut turut dirasakan warga sungai Ana, Dehean yang mengaku air PDAM di Sintang akhir-akhir ini tidak selancar biasanya dan terlihat lebih keruh.

“Iya akhir-akhir ini air ledeng (PDAM) kurang lancar ngalir tapi 2 hari sekali pas sungai kering ini, itu juga kadang airnya keruh,” ujar Dehaen.

Untuk memastikan hal tersebut Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala meninjau langsung Intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirta Senentang di Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang.

Dalam peninjauan tersebut, ditemukan debit Sungai Melawi turun drastis sehingga air hanya tersisa di bagian tengah sungai. Kondisi tersebut membuat pipa hisap yang berada di tepian sungai tidak lagi mampu menjangkau sumber air secara optimal. Hal ini juga membuat tingkat kekeruhan air yang tinggi membuat proses pengolahan air bersih lebih sulit.

Untuk itu Bupati meminta jajaran PDAM segera mengambil langkah-langkah strategis agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap dapat berjalan di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung. Bupati juga meminta PDAM terus menyampaikan informasi terkait kebijakan maupun pola distribusi air kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

"Saya berharap kawan-kawan PDAM bisa mengambil langkah-langkah terbaik untuk menghadapi situasi seperti ini. Kalau memang ada wilayah yang sementara belum bisa dialiri air, tolong informasikan ke masyarakat terkait kondisi yang sedang terjadi," ujar Bupati.

Sementara itu Direktur PDAM Tirta Senentang, Jane Elisabeth Wuysang telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga pasokan air baku, salah satunya dengan mengeruk dasar sungai di sekitar Intake IPA Sungai Ana agar aliran air dapat mencapai titik pengambilan.

Selain itu PDAM menerapkan sistem distribusi air secara bergilir kepada pelanggan. Distribusi pasokan air juga dibantu melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjung Puri untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dikabupaten sintang.

“Sebenarnya air sungai Melawi ini sudah tidak layak untuk disedot tapi kamu tetap berupaya agar masyarakat mendapatkan pasokan air, salah satunya dengan melakukan pengerukan dasar sungai, agar air yang berada ditegah dapat mengalir ke dekat mesin,” ujar Jane.

Hingga saat ini, PDAM Tirta Senentang terus memantau perkembangan debit Sungai Melawi dan menyesuaikan pola produksi maupun distribusi air bersih sesuai kondisi di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga pelayanan tetap berjalan meski kapasitas produksi menurun akibat musim kemarau. (din)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....