Petani Kelam Permai Terancam Gagal Panen

  • 27 Jul 2026 09:05 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Petani di Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang keluhkan kesulitan air untuk mengairi sawah dalam beberapa pekan ini menyebabkan petani terancam gagal panen.

Salah seorang petani di Desa Kebong , Agustinus Kenyali mengeluhkan kondisi sawah kering dan sulit mendapatkan pasokan air untuk menyiram tanaman, lahan tanaman padi dengan luas satu hektar, tidak pernah disiram, hanya mengharapkan hujan meskipun sangat minim dan jarang terjadi hujan.

“Tidak pernah disiram, kesulitan mendapatkan air, aliran untuk mengalirkan air ke sawah sekarang juga sudah kering, pasokan air sangat jauh, sekarang hanya mengharapkan hujan yang jarang terjadi, ini sudah ada padi yang mati, kalau lihat kondisi sekarang, bisa mencapai lima puluh persen tanaman padi mati,” kata Agustinus Kenyali.

Hal yang sama disampaikan Petani Desa Merpak, Lipang, mengatakan untuk saat ini menyiram tanaman padi dengan cara manual sebagai upaya agar tanaman mampu bertahan sampai waktunya panen, kemudian pemberian pupuk.

“Saat ini saya siram dengan cara mengangkut air menggunakan kendaraan, kemudian menyiram tanaman, mudah-mudahan padi yang saya tanam mampu bertahan, karena ini sumber penghasilan keluarga,”kata Lipang.

Menaggapi kondisi ini Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menghadirkan Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat, Bersama Pemerintah Kabupaten Sintang dan BMKG Sintang, menggelar kegiatan Sekolah Lapang Iklim Tematik Kalimantan Barat dengan melibatkan para petani dan pemateri berkompeten dengan tujuan penguatan iklim untuk mendukung ketahanan pangan Daerah di Kalimantan Barat.

Kepala Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat, Danil Kusumo mengatakan peserta diberikan pemahaman terkait cuaca dan iklim, serta mencegah dan mengatasi hama tanaman oleh Dinas/Insansi terkait.

“Melalui sinergi berbagai pihak, kita berharap dapat mengatasi permasalahan pertanian di Kabupaten Sintang,” kata Danil Kusumo.

Tahun ini lanjut Danil dijadwalkan empat kali kegiatan Sekolah Lapang Iklim Tematik dilaksanakan empat Kabupaten Kota di Kalimantan Barat yaitu Kabupaten Sintang, Mempawah, Kuburaya dan Kota Pontianak. (Tin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....