Sekolah Lapang Iklim Tingkatkan Kesiapsiagaan Petani Sintang
- 24 Jul 2026 10:09 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Masyarakat, khususnya petani, diminta mulai beradaptasi dengan perubahan iklim yang diperkirakan akan terus terjadi pada masa mendatang. Adaptasi tersebut dinilai menjadi satu-satunya cara agar produktivitas pertanian tetap terjaga.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, saat membuka kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Kalimantan Barat yang digelar Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat di Aula Serbaguna Gereja Katolik Paroki Santo Martinus, Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kamis, 23 Juli 2026.
Yohanes Rumpak menuturkan, tantangan perubahan iklim akan terus dihadapi sehingga masyarakat harus terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan beradaptasi.
"Harapan saya adalah kita semua bersemangat untuk terus melatih masyarakat kita, memberikan pengetahuan. Karena menurut saya tantangan climate change, perubahan cuaca ini akan terus menerus kita hadapi di masa yang akan datang," ujarnya.
Yohanes Rumpak menegaskan, tidak ada pilihan selain menyesuaikan diri dengan kondisi iklim yang terus berubah agar produksi pertanian tetap terjaga.
"Tidak ada pilihan, kita harus menyesuaikan. Saya harap pelatihan seperti ini akan diteruskan dilaksanakan dan kemudian kita terapkan bersama-sama untuk menyesuaikan iklim, sehingga dapat memperbaiki produksi," katanya.
Yohanes Rumpak optimistis apabila edukasi mengenai literasi iklim terus diperluas dan diterapkan secara konsisten oleh para petani, maka produktivitas pertanian Kabupaten Sintang akan semakin meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah tantangan perubahan iklim global. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....