RSUD Sintang Minta PLN Prioritaskan Rumah Sakit

  • 06 Jul 2026 14:52 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Krisis kelistrikan akibat pemadaman bergilir yang melanda wilayah Sintang turut berimbas pada fasilitas pelayanan publik vital. Rumah Sakit Umum Daerah Ade M Djoen Sintang terpaksa bekerja ekstra keras mengamankan sistem kelistrikan demi menjaga keselamatan pasien di tengah kondisi yang tidak menentu.

Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, Bagus Zodiak Adibrata, memastikan pelayanan pasien tidak terganggu karena pihak rumah sakit telah menyiagakan dua unit genset berkapasitas besar sebagai cadangan saat listrik PLN padam. Untuk tindakan medis krusial seperti operasi, ia menjamin keamanannya karena sistem genset telah diatur agar langsung tersambung secara otomatis begitu listrik utama mati.

"Waswas tetap ya, karena kan tetap bagaimanapun juga listrik. Tapi kalau operasi, dia langsung otomatis tersambung ke ruang-ruang operasi," terangnya, Senin, 6 Juli 2026.

Pemadaman listrik ini juga memicu masalah ganda. Bagus mengungkapkan dampak berat lainnya adalah ikut hilangnya sinyal telekomunikasi yang sangat mengganggu operasional, mengingat sistem pelayanan rumah sakit saat ini sangat bergantung pada jaringan online. Untuk mengatasi kendala ini, rumah sakit telah menyiagakan tim IT guna meminimalisir dampak putusnya jaringan.

Menyalanya genset dalam waktu lama juga memicu penambahan biaya operasional bahan bakar yang signifikan. Pihak RSUD sedang melakukan perhitungan pengeluaran dan nantinya penambahan biaya tersebut akan diajukan dalam perubahan anggaran.

Menyadari vitalnya peran rumah sakit bagi keselamatan masyarakat, Bagus meminta kebijakan khusus dari PLN.

"Kalau bisa memprioritaskan rumah sakit untuk tidak mendapat giliran pemadaman, karena rumah sakit ini organ sekali," pintanya.

Tim bagian hukum RSUD Ade M Djoen Sintang juga telah menjalin komunikasi dan menyampaikan permohonan resmi kepada PLN agar fasilitas kesehatan tersebut diprioritaskan dan terbebas dari jadwal pemadaman bergilir. (Arf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....