Warga Berharap Gerakan Pangan Murah Rutin Digelar di Sintang
- 02 Jul 2026 22:06 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang bersama Perum Bulog Cabang Sintang.
Kegiatan yang digelar di tiga lokasi berbeda itu dinilai mampu membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kenaikan harga bahan pangan.
Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara bertahap, dimulai di Komplek Pasar Raya Sintang pada Rabu 1 Juli 2026, dilanjutkan di Pasar Masuka Sintang pada Kamis 2 Juli 2026, dan akan berakhir di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang pada Jumat, 3 Juli 2026.
Salah seorang warga Kelurahan Kampung Ladang, Kecamatan Sintang, Titut Ayodia Wardana menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran pemerintah bersama Perum Bulog di tengah masyarakat menjadi langkah nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.
“Tanggapan saya GPM ini baik ya dan bagus. Sangat-sangat membantu masyarakat dalam kondisi situasi dimana segala harga kebutuhan pokok serba naik di luar. Dengan turunnya dinas dan Bulog ini turun ke lapangan sangat membantu masyarakat,” katanya.
Ia menilai Gerakan Pangan Murah memberikan alternatif bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, untuk memperoleh bahan pangan tanpa harus membeli dengan harga yang lebih tinggi di toko maupun warung.
“Jadi masyarakat ini dari kalangan-kalangan menengah ke bawah banyak pilihan untuk berbelanja. Tidak harus membeli di toko-toko sembako yang mungkin harganya sangat signifikan sekarang,” ujarnya.
Menurut Titut, selisih harga yang ditawarkan dalam Gerakan Pangan Murah cukup memberikan penghematan bagi pengeluaran rumah tangga. Ia menyebut harga minyak goreng dan beras yang dijual dalam kegiatan tersebut lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.
“Kalau di warung, harga minyak Kita itu sekitar Rp18.000-Rp20.000. Terus kalau beras itu ya kurang lebih antara Rp62.000-Rp63.000. Jadi disini lebih murah, bisa membantu mengurangi sedikit pengeluaran. Jadi selebihnya uang kita kan bisa kita pergunakan untuk keperluan lain,” tuturnya.
Melihat manfaat yang dirasakan masyarakat, Titut berharap Gerakan Pangan Murah dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan sehingga semakin banyak warga yang terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Harapan tersebut mencerminkan tingginya apresiasi masyarakat terhadap program stabilisasi pangan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sintang bersama Perum Bulog Cabang Sintang. Selain membantu menekan pengeluaran rumah tangga, Gerakan Pangan Murah juga dinilai mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....