Hadapi Ancaman Banjir, Sintang Perkuat Pengelolaan Daerah Aliran Sungai

  • 04 Jun 2026 16:43 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Kabupaten Sintang dikenal sebagai daerah yang rentan mengalami banjir. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sintang terus berkomitmen memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana, salah satunya dengan peningkatan kualitas Daerah Aliran Sungai (DAS).

Ketua Forum DAS Kabupaten Sintang yang juga Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kurniawan, mengatakan salah satu penyebab terjadinya banjir adalah kerusakan pada daerah aliran sungai. Ia menjelaskan, kondisi Sungai Kapuas dan Sungai Melawi saat ini mengalami pendangkalan yang berdampak pada berkurangnya kapasitas tampung sungai. Akibatnya, banjir lebih mudah terjadi ketika curah hujan meningkat.

"Aliran Sungai Kapuas dan Sungai Melawi memang mengalami pendangkalan. Kita bisa melihat ketika hujan turun, banjir dengan mudah terjadi. Pendangkalan ini harus diintervensi, baik melalui pengerukan yang dilakukan secara sistematis maupun dengan penerapan teknologi tertentu, sehingga daya tampung sungai dapat kembali sesuai dengan fungsi dasarnya," ujarnya.

Kurniawan menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sintang telah memiliki arah kebijakan yang jelas melalui blueprint pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan ketahanan terhadap bencana serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

"Kita ingin meningkatkan daya tahan terhadap bencana dan memperbaiki pengelolaan lingkungan hidup. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup harus terus meningkat, sementara Indeks Risiko Bencana harus ditekan agar semakin rendah," jelasnya.

Melalui Pengukuhan keanggotaan forum DAS Kabupaten Sintang Periode 2025–2029, pemerintah berharap terbangun sinergi yang lebih kuat diantara keanggotaan yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Organisasi Masyarakat (Ormas) NGO (Non-Governmental Organization), LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Media dan Masyarakat dalam menjaga kelestarian DAS. Dengan pengelolaan DAS yang lebih baik, risiko banjir di Kabupaten Sintang diharapkan dapat diminimalkan sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (din)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....