Raker II Puspawaja Perkuat Persatuan dan Program

  • 03 Jun 2026 23:29 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Rapat Kerja (Raker) II Tahun 2026 Pusat Paguyuban Warga Jawa (Puspawaja) Kabupaten Sintang menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan selama satu tahun ke depan. Forum tersebut diikuti ratusan anggota yang hadir untuk memberikan masukan dan menyepakati program kerja yang akan dijalankan.

Sebanyak 15 bidang kepengurusan secara bergantian memaparkan capaian kegiatan, berbagai kendala yang dihadapi, serta rencana program yang akan dilaksanakan pada periode berikutnya. Hasil evaluasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi agar semakin bermanfaat bagi anggota dan masyarakat.

Ketua Puspawaja pertama Kabupaten Sintang, Haji Senen Meryono, berharap organisasi yang menjadi wadah pemersatu masyarakat Jawa itu terus berkembang dan menjaga kekompakan. Menurutnya, semangat guyub, rukun, dan persaudaraan harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap kegiatan organisasi.

Ia menilai Puspawaja memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarwarga sekaligus menjadi ruang pelestarian budaya di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Keberadaan organisasi tersebut dinilai mampu memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi di Kabupaten Sintang.

Senen juga menegaskan bahwa anggota Puspawaja berasal dari berbagai latar belakang budaya dan keluarga yang beragam. Menurutnya, keberagaman tersebut menjadi kekuatan yang memperkaya organisasi sekaligus mempererat hubungan antarwarga di Kabupaten Sintang.

"Puspawaja ini bukan hanya berisi orang Jawa murni. Banyak saudara-saudara kita yang berasal dari keluarga campuran, baik Jawa-Dayak, Jawa-Melayu, Jawa-Tionghoa maupun latar belakang lainnya. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya serta persaudaraan yang kita bangun bersama," kata Senen.

Sementara itu, Ketua Umum Puspawaja Kabupaten Sintang, Wahyu Ahmad Prayoga, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan selama satu tahun terakhir. Ia mengatakan seluruh program yang dijalankan selalu berorientasi pada peningkatan manfaat bagi anggota maupun masyarakat luas.

Menurut Wahyu, dinamika organisasi yang diwarnai perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam setiap perjalanan organisasi. Ia menilai berbagai kritik, saran, dan masukan harus dipandang sebagai bagian dari proses untuk memperkuat Puspawaja.

"Dalam organisasi tentu ada yang setuju, ada yang berbeda pendapat, ada yang memberikan dukungan maupun kritik. Semua itu merupakan bagian dari proses untuk membangun organisasi yang lebih baik. Yang terpenting, kita kembali kepada kesepakatan bersama dan menjadikan setiap masukan sebagai bahan evaluasi," kata Wahyu.

Dalam kesempatan tersebut, Bendahara Totok turut menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan secara rinci kepada seluruh peserta rapat. Selain itu, seluruh bidang diminta menyampaikan laporan kegiatan sebagai bahan penyusunan program kerja tahun berikutnya.

Wahyu menegaskan tiga fokus utama yang akan menjadi prioritas organisasi ke depan, yakni penguatan budaya, penguatan sumber daya manusia, serta penguatan sosial dan ekonomi masyarakat. Raker II Puspawaja Kabupaten Sintang yang berlangsung di Gedung SMK Negeri 1 Sintang pada Rabu, 3 Juni 2026, itu dipimpin langsung oleh Wahyu Ahmad Prayoga didampingi Sekretaris Sih Sarwodadi Teguh dan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan hingga ditutup dengan foto bersama seluruh peserta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....