BPS Sintang Catat Pergerakan Harga Komoditi di Sintang

  • 06 Mei 2026 08:20 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang mencatat beberapa komoditas yang mengalami deflasi atau mengalami penurunan harga month to month seperti emas perhiasan dan kacang panjang.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang, Murohman mengatakan selain ada komoditi yang deflasi, juga ada yang mengalami inflasi year on year sebesar 2,86 persen pada bulan April 2026. Berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen, hal ini disebabkan kenaikan harga beberapa komoditas seperti emas perhiasan, bahan bakar rumah tangga dan beras.

“Pada April 2026 Sintang mengalami inflasi year to date (April 2026 terhadap Desember 2025) sebesar 1,58 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,16. Sedangkan inflasi month to month (April 2026 dibandingkan Maret 2026) sebesar 0,25 persen,” kata Murohman, Rabu, 6 Mei 2026.

Inflasi month to month April 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kenaikan harga daging sapi dikarenakan stok yang menipis (khususnya daging sapi beku), kenaikan harga cabai rawit, dan kenaikan harga gula pasir yang disebabkan oleh kenaikan harga plastik untuk kemasannya.

Dikatakan BPS Kabupaten Sintang akan terus melakukan pemantauan harga secara harian di pasar tradisional dan modern untuk menjaga akurasi data.

Hasil pemantauan ini nantinya menjadi bahan rekomendasi bagi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sintang dalam mengambil langkah stabilisasi harga. "Kami berharap sinergi dengan Pemkab, Bulog, dan distributor bisa menekan gejolak harga, terutama menjelang pertengahan tahun," Ucap Murohman. (Tin)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....