Dirjen PAUD Dikdasmen: Sintang Berpotensi Dapat Revitalisasi 60 Sekolah pada 2026

  • 21 Apr 2026 16:07 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen dan PNFI Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Gogot Suharwoto, menyampaikan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat peningkatan kualitas satuan pendidikan melalui program revitalisasi dan digitalisasi.

Dalam kegiatan kunjungan kerja di Kabupaten Sintang Jumat 17 April 2026 lalu, Ia juga menjelaskan anggaran pemerintah pusat untuk revitalisasi dan digitalisasi pendidikan sebesar 17 triliun seluruh indonesia dan kabupaten sintang mendapatkan alokasi sebesar 24, 4 miliar.

“Secara nasional, kami diberikan amanah anggaran sebesar Rp17 triliun. Untuk Kabupaten Sintang sendiri, pada tahun 2025 telah dialokasikan sebesar Rp24,4 miliar untuk 18 sekolah,” ujar Gogot.

Ia menambahkan, secara keseluruhan pemerintah pusat telah menyalurkan bantuan rehabilitasi dan pembangunan kepada 16.174 satuan pendidikan di berbagai daerah, yang sebelumnya direncanakan hanya 10.440 sekolah.

Pada April 2026, Gogot menyebutkan bahwa anggaran yang telah tersedia mencapai Rp11 triliun. Bahkan, Presiden Republik Indonesia berencana menambah cakupan program dari sebelumnya 11 ribu sekolah menjadi 71 ribu sekolah secara nasional, terdapat penambahan sekitar 60 ribu sekolah.

“Artinya akan ada penambahan sekitar 60 ribu sekolah yang akan mendapatkan bantuan. Jika tambahan ini terealisasi, kami siap mendukung peningkatan jumlah sekolah penerima manfaat, termasuk di Sintang,” jelasnya.

Ia optimistis, dengan adanya penambahan tersebut, jumlah sekolah di Kabupaten Sintang yang mendapatkan bantuan revitalisasi juga akan meningkat dari sebelumnya 18 sekolah menjadi sekitar 60 sekolah pada tahun 2026.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, serta mendukung transformasi digital dilingkungan satuan pendidikan, sehingga berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran di daerah. (din)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....