Aksi Perang Petasan Kembali Ramaikan Jembatan Melawi

  • 23 Mar 2026 12:11 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Melawi – Tradisi "perang petasan" kembali mewarnai perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Melawi. Aksi saling lempar bahan peledak ringan ini berlangsung meriah sekaligus menegangkan di kawasan Jembatan Sungai Melawi 2, Kecamatan Nanga Pinoh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Sebelumnya, kegiatan serupa kerap dilakukan oleh kalangan muda di Jembatan Melawi 1. Namun, Pemerintah Daerah melalui Bupati Melawi telah melarang keras aktivitas tersebut karena dinilai berbahaya dan memicu kemacetan parah saat perayaan Lebaran.

Meski telah dilarang resmi, masyarakat rupanya mengalihkan lokasi "pertempuran" ke Jembatan Melawi 2. Polanya pun tetap sama, yakni satu kelompok pemuda bersiaga di atas jembatan, sementara kelompok lawannya memberikan balasan serangan petasan menggunakan perahu motor dari aliran Sungai Melawi.

Aksi yang menyerupai medan pertempuran bersenjata ini bukannya tanpa risiko. Beberapa insiden berbahaya nyaris terjadi di lokasi, seperti adanya perahu motor yang hampir karam akibat ledakan di dekat perahu maupun karena manuver mendadak saat menghindari lemparan petasan dari atas jembatan.

Fenomena tahunan ini tak pelak memunculkan pro dan kontra di tengah warga. Sebagian masyarakat menganggapnya murni sebagai tradisi dan hiburan penyemarak Lebaran. Namun, tak sedikit pula yang merasa khawatir dengan risiko keselamatan para pelaku dan penonton yang memadati area jembatan.

Hingga kini belum ada tindakan penertiban resmi dari pihak berwenang di lokasi baru tersebut, namun masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan mengutamakan keselamatan jiwa.

(Arf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....