Pemkab Sintang Operasi Pasar Kelam Permai

  • 17 Mar 2026 14:30 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang bersinergi dengan Bank Kalbar Cabang Sintang melaksanakan kegiatan operasi pasar murah di Halaman Kantor Camat Kelam Permai pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi instrumen strategis untuk menstabilkan harga pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat menyambut Hari Raya Idulfitri.

Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, secara terbuka mengungkapkan bahwa operasi pasar di Kelam Permai ini dapat terealisasi berkat kucuran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalbar Cabang Sintang. Langkah kolaboratif ini diambil untuk menyiasati kondisi keuangan daerah.

"Kalau dana dari Pemkab Sintang untuk kegiatan operasi pasar ini tersisa sedikit. Sehingga kami bekerjasama dan berbagi tugas sehingga bisa terlaksana," ungkap Bupati di hadapan warga. Di akhir sambutannya, ia juga menyisipkan pesan agar masyarakat senantiasa semangat menunaikan kewajiban membayar pajak.

Dalam operasi pasar kali ini, tim gabungan membawa pasokan dalam jumlah besar yang terdiri dari 1.000 paket sembako, komoditas bawang merah, serta 560 tabung gas LPG 3 kg.

Antusiasme warga Kelam Permai saat menerima paket sembako bersubsidi seharga Rp80.000 yang berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir. Kegiatan kolaboratif ini disambut baik oleh masyarakat di tengah persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri. (Foto: Prokopim Sintang)

Satu paket sembako yang berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir dijual kepada masyarakat dengan harga sangat terjangkau, yakni Rp80.000 per paket. Harga miring ini bisa didapatkan oleh warga berkat adanya subsidi ganda dari Pemkab Sintang dan pihak Bank Kalbar.

Kepala Bank Kalbar Cabang Sintang, Dede Hari Purnama, menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendukung penuh program pemerintah daerah. "Ini instrumen strategis untuk mengendalikan inflasi dan stabilitas harga pangan. Semoga apa yang kami lakukan bisa membantu masyarakat," jelasnya. (ril/arf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....