Kesbangpol Sintang Gelar Komsos Waspadai Konflik Sosial
- 18 Feb 2026 16:24 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang- Dalam upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban serta mengantisipasi berbagai bentuk Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang menggelar kegiatan Komunikasi Sosial Kemasyarakatan (Komsos) di Aula Pendopo Bupati Sintang, Rabu 18 Februari 2026.
Komsos tahun ini digelar bertepatan dengan suasana perayaan Imlek, Ramadhan, dan Paskah 2026, dengan mengusung tema “Mewujudkan Sintang Kondusif melalui Peran Strategis Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Membangun Sinergitas Keamanan dan Ketertiban.”
| Baca juga: Kesbangpol Tekankan Tertib dan Sinergi Ormas |

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan menghimpun masukan dan informasi dari seluruh elemen masyarakat sebagai langkah preventif guna mencegah potensi konflik sosial dan menjaga stabilitas daerah.
“Koordinasi ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus memperkuat kewaspadaan dini demi menjaga stabilitas daerah, dengan menghimpun masukan dan informasi dari berbagai pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa Komsos menjadi upaya mengefektifkan komunikasi antara Pemkab Sintang, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat agar semakin solid dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik di masyarakat.
“Tujuan Komsos ini adalah meningkatkan koordinasi seluruh ASN, baik instansi vertikal maupun perangkat daerah, dan masyarakat dalam mengantisipasi dan mencegah potensi konflik sosial serta isu-isu yang berkembang di masyarakat,” tegas Bala.
Kegiatan ini turut menghadirkan paparan materi dari Polres Sintang, Kejaksaan Negeri Sintang, dan Kodim 1205/Sintang.
Melalui Komsos ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dan berkolaborasi secara efektif sehingga daerah tetap kondusif serta terhindar dari isu provokatif dan penyebaran hoaks yang dapat memicu keresahan. (din)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....