Warga Sintang Keluhkan Sulitnya Dapatkan BBM
- 13 Feb 2026 12:22 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang-Warga Kabupaten Sintang dalam beberapa hari ini mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Warga Sintang ,Andi mengatakan ketersediaan BBM, terutama jenis Pertalite, sangat terbatas sehingga masyarakat harus berkeliling dari satu SPBU ke SPBU lain hanya untuk mendapatkan bahan bakar.
Area Manager Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang memengaruhi distribusi adalah pendangkalan alur sungai akibat penurunan tinggi muka air Sungai Melawi.
Selain faktor alam, pola suplai juga mengalami penyesuaian melalui pengalihan distribusi dari Pontianak ke sejumlah wilayah timur kalbar.Skema ini menyebabkan jarak dan waktu tempuh distribusi menjadi lebih panjang dari biasanya. “Alternatif ini masih dalam tahap kajian teknis dan review aspek keselamatan (HSSE) untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan sesuai prosedur. Kami berharap langkah ini dapat semakin memperkuat kelancaran distribusi BBM di wilayah Sanggau hingga Sintang,” tuturnya.
Untuk menjaga pasokan tetap tersedia, Pertamina melakukan pengaturan ritase mobil tangki agar penyaluran tetap berjalan optimal.
Wilayah yang terdampak penyesuaian distribusi ini meliputi Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, dan Sanggau.Sebagai langkah antisipatif, Pertamina melakukan pengaturan ulang jadwal pengiriman, percepatan suplai dari titik terdekat yang tersedia, serta optimalisasi armada distribusi.
Pertamina juga terus melakukan monitoring intensif terhadap penyaluran di lembaga penyalur, khususnya di wilayah strategis dan jalur utama, guna menjaga kelancaran layanan kepada masyarakat.Melalui koordinasi bersama para pemangku kepentingan dan optimalisasi seluruh sumber daya yang tersedia, Pertamina berkomitmen memastikan distribusi BBM di wilayah terdampak dapat berlangsung lancar dan berangsur kembali normal. (ram)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....