Kebutuhan Perawatan Gigi Tinggi di Puskesmas Tanjung Puri

  • 11 Feb 2026 21:58 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Masalah kesehatan gigi masih menjadi persoalan yang sering dialami masyarakat, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Puri, Kecamatan Sintang. Tingginya angka kunjungan pasien di poli gigi terlihat dari total 2.969 pasien sepanjang tahun 2025, dengan rata-rata 247 kunjungan per bulan. Hal ini menunjukkan kebutuhan perawatan gigi yang cukup tinggi di masyarakat.

Pj. Poli Gigi Puskesmas Tanjung Puri, drg. Katarina Ristu Jati, menjelaskan, "Beberapa penyakit gigi masuk dalam 10 besar diagnosis di Puskesmas Tanjung Puri. Di antaranya sisa akar/radik berada di urutan ke-5, gangren pulp di urutan ke-7, dan pulpitis di urutan ke-9."

Ia menambahkan, "Banyak pasien datang ketika gigi sudah rusak parah sehingga tidak bisa dilakukan perawatan lagi, misalnya gigi yang tinggal akar atau mengalami rasa sakit pada jaringan periodontal maupun jaringan pulpa." Hal itu disampaikannya saat dimintai keterangan pada Rabu, 11 Februari 2026.

Kondisi gigi yang rusak parah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk mengunyah makanan. Perawatan atau pengobatan segera sangat dibutuhkan untuk meredakan rasa sakit. Sayangnya, sebagian besar pasien baru datang ketika keluhan sudah mengganggu, karena kurangnya kesadaran dan pengetahuan tentang cara merawat gigi serta rasa takut terhadap prosedur perawatan.

Rentang usia pengunjung poli gigi didominasi oleh usia produktif. Jika dibagi menjadi tiga kelompok, usia 0-20 tahun mencapai 17%, usia 21-40 tahun 52%, dan usia di atas 41 tahun 31%. Tingginya angka kerusakan gigi diperkirakan disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang perawatan gigi sejak dini dan kecenderungan menunda pengobatan sampai keluhan sangat mengganggu.

Penanganan kasus gigi di Puskesmas Tanjung Puri meliputi penambalan sederhana, perawatan pulpa, pencabutan gigi, dan pengobatan gigi. Kasus yang paling sering ditangani adalah pencabutan gigi dan pengobatan gigi. Untuk kasus pencabutan yang lebih rumit, pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....