Empat Jenis Pola Asuh yang Perlu Diketahui Orangtua
- 01 Feb 2026 21:38 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang- Pola asuh anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman masa kecil, termasuk luka emosional yang belum terselesaikan atau dikenal sebagai inner child. Hal itu disampaikan Psikolog Puskesmas Tanjung Puri Sintang, Nazihatin Nazula dalam seminar parenting yang digelar Sabtu, 31 Januari 2026, di Aula SMKN 1 Sintang, Jalan Sintang–Pontianak.
Dalam pemaparannya, psikolog yang akrab disapa Zia tersebut menjelaskan, terdapat empat jenis pola asuh yang umum diterapkan, yaitu otoriter, permisif, demokratis, dan abai. Setiap pola asuh memiliki karakteristik dan dampak berbeda terhadap perkembangan emosi, perilaku, serta kepribadian anak.
Pola asuh otoriter ditandai dengan kontrol tinggi dan minim dialog, sementara pola asuh permisif cenderung memanjakan anak tanpa batasan yang jelas. Kedua pola asuh tersebut kerap muncul dari niat baik, namun berisiko membuat anak tertekan, kurang mandiri, dan sulit mengendalikan emosi.

Adapun pola asuh demokratis dinilai paling seimbang karena mengedepankan komunikasi dua arah, aturan yang jelas, serta responsif terhadap kebutuhan anak. Sementara pola asuh abai terjadi ketika kurangnya keterlibatan dalam kehidupan anak, yang dapat berdampak pada rendahnya kontrol diri dan kepercayaan diri anak.
| Baca juga: Cuaca Hujan, Daya Beli Masyarakat Menurun |
Seminar parenting ini diselenggarakan oleh Sekolah Islam Terpadu Sintang yang terdiri dari TKIT Buah Hati Sintang, SDIT Buah Hati Sintang, dan SMPIT Robbani Sintang. “Orangtua tidak hanya membesarkan anak, tetapi juga sedang berhadapan dengan luka masa kecilnya sendiri, sehingga pola asuh yang diterapkan perlu disadari agar tidak meninggalkan luka emosional pada anak akibat luka yang masih tertinggal,” ujar Zia. (DS)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....