KORMA: Pentingnya Memaafkan Diantara Sesama

  • 20 Mar 2026 17:25 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Pada hari terakhir ramadan dalam kegiatan Komunikasi Ramadan (KORMA), Ustad Nijo, M.Pd hadir sebagai narasumber di Studio Pro1 RRI Isntang. Acara berlangsung pada Jumat, 30 Ramadan 1447 Hijriyah atau 20 Maret 2026.

Ustad Nijo membahas makna memaafkan sebagai wujud empati dan kepedulian terhadap sesama manusia. Ia menekankan bahwa memaafkan bukan sekadar ucapan di lisan, melainkan proses batin yang menuntut keikhlasan.

Menurutnya, keputusan untuk memaafkan berarti secara sadar melepaskan sakit dan meredam amarah. Hal ini penting untuk menciptakan perdamaian dan menjaga hubungan antar sesama manusia.

Firman Allah SWT dalam QS. An-Nur: 22 mengingatkan, “... Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada, apakah kamu tidak ingin mengampuni Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”. Ayat ini menunjukkan bahwa memaafkan adalah fitrah manusia, meski tanpa diminta.

Ustad Nijo menegaskan bahwa meskipun memaafkan terasa sangat menyakitkan, seorang Muslim tetap wajib memaafkan. Ia menekankan, sering kali manusia terjebak dalam dendam dan sulit memaafkan ketika disakiti, namun Islam mengajarkan konsep yang arif dan mulia mengenai memaafkan.

Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari (no. 6114) dan Muslim (no. 2609) dari Abu Hurairah RA menyatakan, “Bukan orang yang kuat adalah yang menang gulat, tapi orang yang mampu menahan dirinya ketika marah.”. Ini menjadi pedoman penting dalam menumbuhkan kesabaran dan keikhlasan.

Ustad Nijo berharap, dengan berakhirnya bulan Ramadan, umat Islam menjadi insan yang pemaaf dan penuh kasih. Ia mengajak seluruh jamaah untuk terus menebarkan empati dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....