Pelajar MTsN Sintang Lakukan Pembelajaran Literasi

  • 27 Feb 2026 04:33 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Madrasah Tsanawiyah (MTsN) 1 Sintang melaksanakan kegiatan Pembelajaran Literasi dan Tadabur Al-Qur'an ke Dinas Perpustakaan Daerah dan kearsipan Kabupaten Sintang Kamis, 26 Februari 2026.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari Dinas Perpustakaan Daerah dan kearsipan Kabupaten Sintang. Kepala Bidang Perpustakaan, Dessie Rizzeki Putriyanti menilai kegiatan ini sebagai kegiatan kolaborasi positif antara lembaga pendidikan dan Perpustakaan Daerah. Menurutnya, perpustakaan harus menjadi ruang belajar yang hidup, inklusif, dan inspiratif bagi generasi muda.

"Kami harap kedepannya dari kegiatan ini berlanjut setiap tahunnya, agar siswa-siswi MTs Negeri 1 Sintang dapat termotivasi tentang ilmu pengetahuan melalui literasi," kata Dessie Rizzeki Putriyanti.

Sementara itu Kepala MTs Negeri 1 Sintang, Sutardi, mengatakan kegiatan PELITA sudah berjalan dua tahun ini. Sutardi mengharapkan kolaborasi dan fasilitas yang diberikan oleh Perpustakaan Daerah tetap terjalin pada Ramadhan tahun-tahun berikutnya.

"Kegiatan PELITA ini adalah kali kedua, Tahun ini kita laksanakan Pada 23-26 Februari 2026 diikuti oleh 887 siswa MTs Negeri 1 Sintang. Ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam menumbuhkan budaya literasi yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman di kalangan pelajar. Terima kasih kepada Perpustakaan daerah yang telah menfasilitasi kegiatan ini" Imbuhnya.

Melalui PELITA, para siswa MTs Negeri 1 Sintang diajak untuk membaca, memahami, serta merefleksikan isi bacaan dan ayat-ayat Al-Qur'an melalui tulisan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga membangun karakter religius, kritis, dan cinta ilmu pengetahuan, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Dengan terselenggaranya PELITA Ramadhan ini, diharapkan sinergi antara MTs Negeri 1 Sintang dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sintang semakin kuat dalam membangun budaya literasi, sekaligus menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan pembinaan karakter peserta didik.(ril/Tin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....