Kabut Asap Menebal, Ini Cara Menjaga Udara di dalam Rumah
- 28 Agt 2026 09:25 WIB
- Sintang
Poin Utama
- Tutup Pintu dan Jendela
- Kurangi Sumber Asap di Rumah
- Gunakan Penyaring Udara
- Perhatikan Kondisi Keluarga
RRI.CO.ID, Sintang - Rumah menjadi tempat perlindungan penting ketika asap karhutla mulai memenuhi lingkungan permukiman.
Masyarakat perlu mengurangi masuknya udara tercemar dari luar ke dalam rumah.
| Baca juga: Cara Lindungi Diri dari Dampak Kabut Asap |
Ketika asap pekat, pintu dan jendela dapat ditutup untuk membatasi masuknya polutan. Masyarakat juga dapat menggunakan penyaring udara jika perangkat tersebut tersedia.
Aktivitas memasak atau kegiatan lain yang menghasilkan asap di dalam rumah perlu dikurangi. Udara dalam ruangan yang tercemar dapat menambah paparan yang diterima penghuni rumah.
| Baca juga: Waspada Dampak Kesehatan akibat Kabut Asap |
Kementerian Kesehatan menganjurkan masyarakat tetap berada di dalam rumah ketika kondisi asap memburuk. Pola hidup bersih dan sehat juga perlu diterapkan untuk menjaga kondisi tubuh.
Kondisi anggota keluarga juga perlu diperhatikan. Anak-anak dan lansia sebaiknya tidak dibiarkan berada di luar rumah ketika asap semakin pekat.
Bagi masyarakat yang memiliki penyakit tertentu, obat rutin sebaiknya disiapkan. Keluhan kesehatan yang mengganggu perlu segera diperiksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI, upaya mengurangi dampak kabut asap mencakup berada di dalam rumah, menggunakan masker ketika keluar, cukup minum, dan menghindari aktivitas fisik berat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....