Cara Lindungi Diri dari Dampak Kabut Asap
- 31 Jul 2026 08:29 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Paparan asap yang mengandung berbagai partikel berbahaya berisiko mengganggu sistem pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit paru-paru.
Kabut asap dapat muncul akibat kebakaran hutan dan lahan, serta diperparah oleh kondisi cuaca kering dan angin yang membawa asap ke wilayah permukiman. Kondisi udara yang buruk dapat menyebabkan masyarakat mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, hingga memperburuk penyakit pernapasan yang sudah ada.
Untuk mengurangi risiko akibat paparan kabut asap, masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Masker dapat membantu menyaring partikel polutan agar tidak terlalu banyak masuk ke saluran pernapasan.
| Baca juga: Hidung Tersumbat Tips Sederhana Mengatasinya |
Selain itu, warga disarankan membatasi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk. Aktivitas fisik berat di luar ruangan sebaiknya dikurangi, terutama bagi masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Menjaga kondisi tubuh juga menjadi langkah penting saat kabut asap melanda. Masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh.
Untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah, pintu dan jendela sebaiknya ditutup ketika kondisi udara di luar tidak sehat. Kebersihan makanan dan minuman juga perlu diperhatikan dengan memastikan bahan makanan dicuci sebelum diolah dan makanan terlindungi dari paparan asap.
| Baca juga: Khasiat Daun Patikan Kebo |
Masyarakat juga perlu memantau perkembangan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas. Jika muncul keluhan kesehatan seperti sesak napas, nyeri dada, batuk yang tidak kunjung membaik, atau gangguan pernapasan lainnya, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.
Selain menjaga kesehatan, pencegahan karhutla juga menjadi tanggung jawab bersama. Warga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan atau lahan kering, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran.
Dengan kewaspadaan dan langkah pencegahan yang tepat, masyarakat dapat mengurangi dampak kabut asap terhadap kesehatan dan lingkungan. (Lin)
Referensi:
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-6887349/cara-mengatasi-dampak-polusi-kabut-asap-yang-wajib-diperhatikan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....