Langkah Proteksi Diri Hadapi Panas Ekstrem dan Kabut Asap
- 01 Sep 2026 11:45 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Haryono Linoh, M.HKes, mengimbau masyarakat menerapkan sejumlah langkah untuk melindungi diri dari dampak cuaca panas ekstrem dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berikut langkah proteksi diri yang dianjurkan:
- Hindari aktivitas di luar ruangan
Batasi aktivitas fisik di luar rumah, terutama saat kualitas udara memburuk. - Gunakan masker
Selalu gunakan masker apabila terpaksa harus keluar rumah untuk mengurangi paparan asap dan partikel berbahaya. - Lindungi mata
Gunakan kacamata pelindung untuk mencegah iritasi mata akibat paparan asap, debu, dan sinar matahari yang terik. - Jaga kualitas udara di dalam rumah
Tutup rapat pintu, jendela, dan ventilasi untuk mencegah kabut asap masuk. Jika tersedia, gunakan penyaring udara untuk membantu menjaga kebersihan sirkulasi udara di dalam ruangan. - Perbanyak minum air putih
Pastikan tubuh mendapat cukup cairan untuk menjaga kelembapan saluran pernapasan sekaligus mencegah dehidrasi. - Batasi minuman yang dapat memicu dehidrasi
Kurangi konsumsi kopi, teh pekat, minuman berenergi, alkohol, serta minuman yang terlalu manis. - Gunakan pakaian yang sesuai
Kenakan pakaian longgar, berbahan ringan, dan berwarna cerah untuk membantu mengurangi dampak panas matahari. - Hindari paparan langsung sinar matahari
Sebisa mungkin berteduh dan kurangi aktivitas di bawah terik matahari, terutama antara pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. - Pantau kelompok rentan
Berikan pengawasan ekstra kepada bayi, balita, ibu hamil, lansia, penderita asma, dan penderita penyakit jantung. - Waspadai gejala gangguan kesehatan
Masyarakat perlu mewaspadai gejala seperti batuk terus-menerus, sesak napas, nyeri dada, iritasi mata yang hebat, atau pusing. - Segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan
Jika Anda atau keluarga mengalami keluhan kesehatan yang mengganggu, segera datangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis secara dini.
“Jadi, jika Anda atau keluarga Anda mengalami keluhan kesehatan yang mengganggu, segera ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis secara dini,” ujar dr. Haryono Linoh, Selasa (1/9/2026).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....