Penyebab Keputihan di Kalangan Remaja
- 27 Jul 2026 19:34 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - apa itu keputihan?
Keputihan, atau dalam istilah medis disebut sebagai fluor albus atau vaginal discharge, merupakan salah satu kondisi yang paling sering dialami oleh wanita sepanjang siklus hidupnya. Meskipun sering kali dianggap sebagai tanda adanya masalah kesehatan, pada dasarnya keputihan adalah mekanisme pertahanan tubuh yang sangat normal dan krusial. Artikel ini akan mengupas tuntas anatomi keputihan, membedakan kondisi fisiologis dan patologis, mengidentifikasi agen penyebab infeksi, hingga langkah penanganan klinis yang tepat. Keputihan pada dasarnya adalah sinyal protektif yang dikirimkan oleh tubuh wanita. Selama cairan tersebut bening, tidak berbau, dan tidak memicu keluhan fisik, maka kondisi tersebut sehat dan normal. Namun, begitu terjadi perubahan warna, muncul aroma tidak sedap, dan disertai rasa gatal atau nyeri, itu adalah alarm bahwa tubuh membutuhkan intervensi medis. Menjaga higienitas organ intim dan tidak ragu berkonsultasi ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn) adalah kunci utama menjaga kesehatan sistem reproduksi jangka panjang.
apa saja penyebab keputihan pada remaja?
Pada remaja, ada beberapa faktor risiko yang dapat memicu kondisi sering keputihan. Berikut adalah enam penyebab keputihan pada remaja:
Jarak Vagina dengan Dubur
Pada remaja putri, posisi area alat kelamin dengan dubur cenderung masih berdekatan. Hal ini meningkatkan kemungkinan kuman yang keluar melalui dubur menginfeksi alat kelamin. Apalagi jika remaja tersebut belum mengerti cara membersihkan area kelamin dengan benar. Karena itu, dalam membersihkan organ intim, pastikan dari arah depan ke belakang dan bukan sebaliknya guna mencegah kuman dari dubur masuk ke vagina.
Masa Perkembangan Organ Reproduksi
Perkembangan organ reproduksi juga bisa menjadi penyebab keputihan berlebihan pada remaja. Pada usia remaja awal, alat kelamin belum terbentuk secara sempurna sehingga dapat meningkatkan risiko keputihan. Sebab, belum terbentuknya labia atau bibir vagina dan rambut pubis dapat mengurangi mekanisme perlindungan area kelamin.
Baca juga: Manfaat Daun Sirih untuk KesehatanKulit yang Sensitif
Kulit area kemaluan remaja perempuan mungkin lebih sensitif terhadap goresan ataupun gesekan, sehingga akan lebih mudah terkena paparan dari luar. Penggunaan sabun mandi dengan pewangi, misalnya, bisa menjadi penyebab iritasi pada beberapa remaja putri. Karena itu, sebaiknya hindari penggunaan sabun mandi dengan pewangi kimia dan pewarna, terlebih jika kulit sensitif.
Perbedaan Kondisi Vagina pada Remaja
Mukosa vagina pada awal remaja yang masih tipis dapat membuat bakteri senang berkembang. Tak hanya itu, kondisi rongga vagina remaja memiliki tingkat keasaman (pH) yang netral, hangat, dan lembap. Inilah yang bisa menjadi penyebab keputihan berlebihan pada remaja.
Pemahaman Seputar Higienitas Area Kewanitaan
Beberapa remaja belum benar-benar paham mengenai cara menjaga kebersihan area kemaluan saat buang air besar dan buang air kecil. Hal ini pada akhirnya dapat meningkatkan risiko terinfeksi berbagai kuman. Sering kali, remaja putri pun salah kaprah. Misalnya, menggunakan pembalut ataupun pantyliner dalam waktu lama. Kebiasaan ini dapat meningkatkan rIsiko timbulnya infeksi jamur, menurut studi di Journal of Family and Reproductive Health.
Cara Berpakaian
Penggunaan pakaian yang ketat dan tidak menyerap keringat juga dapat meningkatkan risiko mengalami keputihan. Menurut studi di Yogyakarta yang ditampilkan pada Journal of Family and Reproductive Health, penggunaan pakaian dalam dengan bahan yang tidak menyerap keringat bisa menciptakan lingkungan lembap sehingga rentan terkena infeksi jamur. Keputihan merupakan hal wajar yang dialami oleh setiap wanita, serta bisa juga terjadi pada remaja. Namun, bila ada tanda-tanda keputihan abnormal, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar dapat memperoleh penanganan yang sesuai.
Baca juga: Khasiat Daun Kemangi untuk Kesehatan Wanita
bagaimana membedakan keputihan normal dan abnormal?
Keputihan merupakan hal yang normal terjadi. Namun, bagi sebagian besar wanita, kondisi ini cukup mengganggu. Pada sebagian besar kasus, keputihan adalah normal. Meski begitu, ada beberapa kondisi yang membuat keputihan bukanlah kondisi abnormal. Untuk itulah, penting untuk mengenali tanda keputihan normal dan abnormal agar lebih peduli menjaga kebersihan organ kewanitaan.
berikut adalah ciri-cirinya:
tanda keputihan normal
Keputihan adalah kondisi normal yang terjadi setiap bulan. Biasanya, keputihan sebagai proses normal, akan muncul saat menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi dan masa subur. Warna keputihan yang normal adalah jernih dan transparan, atau bisa cair seperti air dan lengket. Keputihan yang normal tidak berbau atau mengeluarkan bau yang menyengat. Munculnya keputihan sangat dipengaruhi oleh sistem hormonal, sehingga debit atau banyak sedikitnya sekret (cairan vagina) sangat bergantung pada siklus bulanan. Selain itu, kondisi lain seperti hamil, menyusui, terangsang secara seksual, memakai pil KB, masa ovulasi, dan kondisi psiksis seperti stres bisa membuat cairan keputihan keluar lebih banyak.
tanda keputihan abnormal
Sementara keputihan abnormal atau disebut keputihan patologis umumnya terjadi akibat infeksi oleh bakteri, virus, jamur atau parasit. Jika keputihan sudah dalam kondisi yang tidak wajar, akan ditandai oleh beberapa hal seperti:
Menimbulkan rasa gatal di dalam vagina dan sekitar bibir vagina bagian luar.
Baca juga: Dampak Kopi dan Vape Terhadap Gigi dan MulutCairan berwarna kuning, hijau, atau putih.
Konsistensinya lebih kental.
Mengeluarkan bau tidak sedap.
Apabila keputihan berwarna kuning, abu-abu, atau hijau, menjadi tanda bahwa ada infeksi bakteri yang berasal dari penyakit menular seksual.
Keputihan berwarna merah atau cokelat umumnya dipengaruhi oleh masa menstruasi yang tidak stabil, atau pendarahan pascamelahirkan. Jika tidak sedang dalam kondisi tersebut, segera periksakan ke dokter.
sumber:
https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/perawatan-wanita/penyebab-sering-keputihan-pada-remaja?srsltid=AfmBOooRJ9Zf26lqND60_9JCLAn_AgWiDCxdkc0gKxZW4EPrETtPP0Gz
https://www.mitrakeluarga.com/artikel/mengenal-dan-mengatasi-keputihan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....