Kenali Dampak Kurang Tidur pada Kesehatan

  • 29 Jun 2026 14:46 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Tidur merupakan kebutuhan dasar yang berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik maupun mental. Namun, padatnya aktivitas sehari-hari membuat banyak orang mengurangi waktu istirahat demi menyelesaikan pekerjaan atau berbagai urusan lainnya. Padahal, kurang tidur dalam jangka panjang dapat memengaruhi fungsi tubuh secara keseluruhan.

Saat tidur, tubuh melakukan berbagai proses pemulihan, mulai dari memperbaiki sel dan jaringan, menjaga keseimbangan hormon, hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Waktu istirahat yang cukup juga membantu meningkatkan konsentrasi, daya ingat, serta menjaga suasana hati agar tetap stabil.

Melansir dari Indonesiabaik.id, kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda sesuai kelompok usia. Bayi membutuhkan waktu tidur paling lama, sedangkan orang dewasa umumnya dianjurkan tidur selama 7 hingga 9 jam setiap malam. Memenuhi durasi tidur sesuai kebutuhan dapat membantu tubuh berfungsi secara optimal pada keesokan harinya.

Kurang tidur tidak hanya menyebabkan rasa kantuk pada siang hari, tetapi juga dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, seperti penurunan konsentrasi, gangguan metabolisme, tekanan darah tinggi, obesitas, hingga penyakit jantung. Selain itu, kurang istirahat juga dapat memengaruhi produktivitas dan meningkatkan risiko kecelakaan akibat menurunnya kewaspadaan.

Untuk memperoleh kualitas tidur yang baik, masyarakat dianjurkan menerapkan pola tidur yang teratur, membatasi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur, menghindari konsumsi kafein pada malam hari, serta menciptakan suasana kamar yang nyaman dan tenang.

Meluangkan waktu untuk tidur yang cukup merupakan bagian penting dari pola hidup sehat. Dengan memenuhi kebutuhan istirahat setiap hari, tubuh memiliki kesempatan untuk memulihkan diri sehingga kesehatan dan produktivitas dapat tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....