Mengapa Body Shaming Bisa Menghancurkan Masa Depan Remaja?
- 17 Jun 2026 08:04 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - "Kamu kurusan banget deh, kayak orang sakit," atau "Eh Kamu gendutan banget ya sekarang?"
Kalimat-kalimat ini sering kali dianggap sebagai basa-basi atau candaan santai dalam pergaulan sehari-hari. Padahal, bagi seorang remaja, komentar negatif yang mengkritik berat badan, bentuk tubuh, atau penampilan fisik lainnya atau yang dikenal sebagai body shaming bisa menjadi luka psikologis yang mendalam.
Remaja berada di garda terdepan sebagai korban paling rentan. Ketika body shaming terjadi terus-menerus, dampaknya tidak main-main bagi kesehatan mental dan kehidupan sosial mereka.
Berdasarkan data dari Halodoc, ini alasan mengapa kita harus berhenti melakukan body shaming:
Menghancurkan Harga Diri
Body shaming menciptakan perasaan bahwa penampilan fisik seseorang tidak berharga. Ini menghancurkan rasa percaya diri remaja dan membuat mereka merasa tidak "cocok" di lingkungannya.
Memenjarakan Remaja dalam Kecemasan
Rasa takut dihakimi membuat remaja cemas untuk berinteraksi, mengisolasi diri, hingga memicu depresi berat akibat rasa kesepian.
Mendorong Gaya Hidup Tidak Sehat
Obsesi untuk mengubah fisik demi menghindari ejekan sering kali berujung pada gangguan makan berbahaya (seperti memuntahkan makanan) atau bahkan penyalahgunaan obat-obatan terlarang demi mengubah penampilan secara instan.
Mengganggu Fungsi Kehidupan Sehari-hari
Perasaan malu dan stigma negatif yang melekat akibat body shaming bisa mengganggu konsentrasi belajar, menurunkan prestasi, dan merusak kemampuan remaja untuk berfungsi dengan baik di masyarakat.
Yuk mulai sekarang jadi agen perubahan! Memutus rantai body shaming adalah tanggung jawab bersama. Mulai dari diri sendiri, mari kita stop mengomentari fisik orang lain. Dukungan dari teman sebaya, pendidik, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong citra tubuh yang positif (body positivity) serta merayakan keberagaman fisik. Ingat, setiap orang berhak dihargai tanpa harus dituntut memenuhi standar fisik tertentu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....