Berbagai Dampak Fatal Body Shaming pada Mental Remaja yang Wajib Orang Tua Tahu

  • 17 Jun 2026 08:03 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Masa remaja adalah fase krusial di mana pencarian jati diri dan sensitivitas terhadap citra tubuh sedang berada di puncaknya. Sayangnya, remaja juga menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban body shaming baik berupa ejekan, komentar negatif, maupun tindakan merendahkan fisik lainnya.

Sebagai orang tua, Anda perlu meningkatkan kewaspadaan. Perilaku merendahkan fisik ini bukan sekadar "candaan antar teman", melainkan ancaman serius bagi psikologis anak.

Mengutip dari laman kesehatan Halodoc, berikut adalah 6 dampak fatal body shaming terhadap kesehatan mental remaja yang wajib diwaspadai orang tua:

  1. Rendahnya Rasa Percaya Diri

    Anak akan merasa rendah diri, tidak puas dengan tubuhnya, dan merasa gagal memenuhi standar kecantikan atau ketampanan yang ada di masyarakat.

  2. Memicu Kecemasan dan Depresi

    Rasa minder yang menumpuk merupakan faktor risiko utama munculnya gangguan kecemasan. Remaja bisa merasa takut tampil di depan umum hingga mengalami depresi.

  3. Risiko Gangguan Makan (Eating Disorders)

    Demi mendapatkan bentuk tubuh yang "ideal" akibat tuntutan sekitar, remaja nekat melakukan diet ekstrem yang tidak sehat, seperti anoreksia atau bulimia (memuntahkan kembali makanan).

  4. Isolasi Sosial

    Karena takut dihakimi dan dicemooh, anak cenderung menarik diri dari pergaulan, menghindari teman-teman, dan terjebak dalam kesepian.

  5. Memicu Perilaku Merusak Diri

    Pada tingkat yang parah, remaja yang stres dan tidak aman (insecure) berisiko pelariannya ke arah yang salah, seperti mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang.

  6. Perasaan Malu dan Stigma yang Mendalam

    Korban akan merasa ada yang salah dengan tubuh mereka, sehingga menciptakan stigma bahwa diri mereka tidak diterima oleh lingkungan sosialnya.

Peran keluarga adalah benteng utama. Orang tua harus menciptakan lingkungan rumah yang aman, menerima fisik anak apa adanya tanpa tuntutan, serta mengajarkan mereka cara menyikapi perlakuan body shaming dengan bijak. Dukungan moral dari Anda akan membantu mereka membangun citra tubuh yang positif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....