Sering Mengantuk di Pagi Hari? Cek Penyebabnya yang Sering Tidak Kita Sadari
- 12 Mei 2026 10:12 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Pernahkah Anda merasa sudah tidur cukup lama, tetapi saat alarm berbunyi, tubuh rasanya masih berat dan mata tetap "5 watt"? Mengantuk di pagi hari bukan hanya soal kurang kopi, tapi bisa menjadi sinyal bahwa ada yang salah dengan rutinitas atau kondisi kesehatan Anda.
Mengantuk dapat menyebabkan konsentrasi menurun, kewaspadaan berkurang, dan tak jarang, membuat kita mudah lupa. Tentu ini akan berdampak pada aktivitas dan produktivitas saat bekerja dan aktivitas lainnya.
Mengutuip dari halodoc.com Penyebab ngantuk di pagi hari tidak hanya karena kurang tidur. Ada berbagai hal yang dapat membuat tubuh masih merasa ngantuk di pagi hari, meski sudah tidur semalaman. Penyebabnya bisa saja karena gangguan tidur, efek samping obat-obatan, konsumsi alkohol, hingga adanya gangguan kesehatan tertentu.
Agar tidak sering merasakan ngantuk di pagi hari, ketahui beberapa penyebabnya berikut ini:
1. Kurang tidur
Salah satu penyebab ngantuk di pagi hari yang paling umum adalah karena kurang tidur. Kurang tidur akibat mengerjakan tugas atau sekadar bergadang, menyebabkan seseorang bisa merasa ngantuk dan kelelahan sepanjang hari.
Oleh karenanya, memenuhi durasi tidur sesuai yang dianjurkan amatlah penting. Rekomendasi waktu tidur yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 7–9 jam setiap malam.
2. Kebiasaan Sebelum Tidur
Bermain ponsel sebelum tidur adalah penyebab utama. Paparan Blue Light dari layar menghambat produksi melatonin (hormon tidur). Selain itu, konsumsi kafein di sore hari atau makan berat sesaat sebelum tidur membuat metabolisme tetap bekerja keras saat seharusnya beristirahat.
3. Dehidrasi
Dehidrasi atau kekurangan cairan dapat memengaruhi kualitas tidur dan menyebabkan kantuk di pagi hari. Kekurangan cairan dapat mengurangi aliran darah ke otak, sehingga tubuh menjadi lebih mudah lelah dan mengantuk. Pastikan untuk minum cukup air sepanjang hari, terutama sebelum tidur.
4. Inersia Tidur (Sleep Inertia)
Ini adalah kondisi transisi antara tidur dan bangun. Tubuh tidak bisa langsung "on" layaknya sakelar lampu. Otak membutuhkan waktu sekitar 15–60 menit untuk benar-benar sadar. Jika Anda sering terbangun di tengah fase tidur nyenyak (karena alarm yang dipaksa), rasa kantuk ini akan terasa jauh lebih hebat.
5. Konsumsi kafein
Kafein dalam kopi, teh, minuman ringan, atau obat-obatan memang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Namun jika dikonsumsi sebelum tidur, efek peningkat kewaspadaan kafein dapat mengganggu kualitas tidur Anda.
Pasalnya, kafein tetap bekerja di dalam tubuh hingga sekitar 6 jam setelah Anda mengonsumsinya.
6. Sindrom Fase Tidur Tertunda
Beberapa orang adalah night owls. Secara biologis, jam internal tubuh mereka baru merasa mengantuk saat dini hari. Akibatnya, saat harus bangun pagi untuk bekerja atau sekolah, tubuh mereka sebenarnya masih berada dalam puncak mode istirahat.
7. Gangguan tidur
Ngantuk di pagi hari juga bisa jadi karena gangguan tidur, misalnya insomnia, sleep apnea atau gangguan pernapasan saat tidur, narkolepsi, hipersomnia atau kantuk berlebihan di pagi atau siang hari walaupun sudah cukup tidur di malam hari, serta sindrom kaki gelisah.
8. Gangguan psikologis
Gangguan psikologis seperti stres berat, gangguan cemas, dan depresi bisa menjadi penyebab mengantuk di pagi hari. Masalah psikologis tersebut dapat menguras energi dan memengaruhi kehidupan sehari-hari.
Selain itu, stres, gangguan cemas, dan depresi juga dapat membuat penderitanya mengalami insomnia, sehingga cenderung mengantuk saat pagi hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....