Sering Lupa: Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • 05 Mei 2026 08:50 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Pernahkah Anda seketika lupa dengan nama orang yang baru saja Anda kenal atau sekadar lupa meletakkan kunci kendaraan? Jika ya, pasti Anda merasa kesal dan heran mengapa Anda begitu mudah lupa dan setiap orang pun pasti pernah lupa.

Fenomena "sering lupa" atau forgetfulness sering kali dianggap sebagai tanda penuaan. Padahal, anak muda pun sangat sering mengalaminya. Sebagian besar penyebab lupa bukanlah karena penyakit serius, melainkan gaya hidup yang bisa diperbaiki.

Mengutip dari hellosehat.com wajar saja jika Anda lupa akan nama atau hal-hal yang baru Anda pelajari. Hal tersebut terjadi karena informasi yang baru Anda pelajari belum sampai ke ingatan jangka panjang atau Anda memang sedang tidak fokus dalam mengingat hal tersebut. Meski tampak normal, seseorang bisa gampang atau mudah lupa karena faktor-faktor tertentu.

Berikut beberapa penyebab Anda mudah lupa:

1. Kurang Tidur (Sleep Deprivation)

Tidur bukan sekadar istirahat. Saat kita tidur, otak melakukan proses konsolidasi memori memindahkan informasi dari ingatan jangka pendek ke jangka panjang. Jika Anda kurang tidur, proses "penyimpanan" ini terganggu.

2. Pola makan yang buruk

Tanpa Anda sadari, pola makan yang buruk dapat berpengaruh pada otak Anda dalam mengingat sesuatu.

Melansir dari Harvard Health Publishing, seseorang yang mengonsumsi banyak makanan mengandung lemak jenuh dan lemak trans cenderung memiliki ingatan yang lebih buruk dibandingkan mereka yang kurang konsumsi makanan tersebut.

Kekurangan asupan vitamin B12, seperti dari produk susu dan ikan, juga bisa menjadi penyebab sering lupa. Pasalnya, vitamin B12 dapat membantu menjaga kesehatan sistem saraf, terutama kesehatan otak.

3. Multitasking yang Berlebihan

Kita sering bangga bisa melakukan banyak hal sekaligus. Padahal, otak manusia sebenarnya tidak dirancang untuk multitasking, melainkan task-switching (berpindah tugas dengan cepat). Hal ini membuat perhatian kita terpecah dan menyebabkan informasi gagal terekam secara mendalam.

4. Stres, kecemasan, dan depresi

Stres, kecemasan, dan depresi dapat mengganggu konsentrasi dan kemampuan mengingat hingga Anda menjadi gampang lupa.

Saat Anda mengalami ini, pikiran Anda akan overstimulasi (terganggu), sehingga membuat kemampuan mengingat otak Anda menjadi berkurang.

Bahkan, stres dapat menimbulkan trauma emosional yang dapat mengarah pada kehilangan ingatan.

5. Kurang Nutrisi

Kekurangan vitamin tertentu, terutama Vitamin B12, dapat berdampak langsung pada fungsi kognitif dan daya ingat. Dehidrasi ringan pun bisa membuat konsentrasi menurun drastis.

6. Obat-obatan tertentu

Beberapa obat penenang, antidepresan, dan obat tekanan darah tinggi, diketahui dapat memengaruhi daya ingat dan bisa menimbulkan efek samping berupa sedasi atau kebingungan.

Kondisi ini dapat membuat Anda sulit memperhatikan hal-hal baru.

Hal tersebut yang kemudian bisa menjadi penyebab sering lupa pada orang-orang yang mengonsumsinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....