Efek Laksatif dan Cara Kerjanya pada Pencernaan

  • 30 Apr 2026 09:12 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Istilah efek laksatif kerap muncul pada pembahasan kesehatan pencernaan, terutama saat membicarakan sembelit atau susah buang air besar. Efek ini merujuk pada kemampuan suatu zat, makanan, atau obat untuk membantu melancarkan buang air besar.

Sebuah penjelasan dari Cleveland Clinic menyebutkan bahwa laksatif bekerja dengan beberapa cara, seperti melunakkan tinja, menarik air ke usus, menambah volume tinja, atau merangsang gerakan usus agar pengeluaran lebih mudah terjadi.

Karena itu, efek laksatif umumnya dimanfaatkan untuk membantu mengatasi konstipasi atau sembelit. Pada kondisi tertentu, laksatif juga digunakan sebelum prosedur medis tertentu yang memerlukan pengosongan usus.

Efek laksatif tidak hanya berasal dari obat. Beberapa makanan juga dikenal memiliki sifat serupa, terutama yang tinggi serat dan membantu menarik air ke saluran cerna. Buah-buahan tertentu, sayuran, serta cukup cairan dapat membantu proses buang air besar lebih lancar.

Baca juga: Khasiat Buah Mangga

Meski demikian, penggunaan laksatif tidak disarankan sembarangan. Penggunaan berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti kram perut, diare, dehidrasi, hingga gangguan keseimbangan elektrolit tubuh.

Dalam banyak kasus, perubahan pola hidup seperti menambah asupan serat, minum cukup air, dan rutin bergerak menjadi langkah awal yang kerap dianjurkan sebelum memakai laksatif.

Jika keluhan sembelit berlangsung lama, sering berulang, atau disertai nyeri hebat dan perdarahan, kondisi tersebut sebaiknya diperiksakan agar penyebab utamanya dapat diketahui lebih jelas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....