Penyebab Keringat Berlebihan di Tangan

  • 09 Feb 2026 08:23 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Hiperhidrosis adalah kondisi medis di mana tubuh menghasilkan keringat berlebihan, melebihi kebutuhan normal untuk mengatur suhu tubuh. Ini bisa terjadi di berbagai bagian tubuh, seperti telapak tangan, telapak kaki, ketiak, wajah, atau bahkan seluruh tubuh. Penyebab umum kondisi ini adalah terlalu aktifnya kelenjar keringat ekrin. Kelenjar keringat ekrin terletak di telapak tangan dan telapak kaki.  Kelenjar keringat ekrin merupakan tugas dari saraf yang bernama neuron simpatis postganglionik, yang melepaskan zat yang bernama asetilkolin yang merangsang produksi keringat.

Telapak tangan berkeringat bisa membuat kita kesulitan ketika memegang sesuatu atau malu jika hendak berjabat tangan. Untungnya, kondisi ini bisa ditangani dengan beberapa cara, mulai dari menghindari faktor pencetusnya hingga penanganan medis dari dokter.

Untuk mencegah telapak tangan berkeringat lebih banyak, hindarilah berbagai hal yang dapat menjadi pemicunya, seperti makanan pedas, kafein, atau kepanasan. Jika faktor pemicunya tidak diketahui, coba buat catatan terkait apa saja yang dikonsumsi atau aktivitas yang dijalani sebelum tangan bekeringat.

Anda bisa menggunakan antiperspirant atau salep yang mengandung aluminum chloride untuk mengatasi telapak tangan berkeringat. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakannya, sebab aluminum chloride dapat menimbulkan iritasi dan perih di kulit,

Jenis Hiperhidrosis:

1. Hiperhidrosis Primer (Fokal): Keringat berlebihan di area spesifik, seperti telapak tangan, tanpa penyebab medis lain. Seringkali dimulai saat remaja.

2. Hiperhidrosis Sekunder: Disebabkan oleh kondisi medis lain, seperti gangguan tiroid, diabetes, atau efek samping obat.

Telapak tangan berkeringat (hiperhidrosis palmar) umumnya tidak berbahaya secara fisik, tapi bisa berdampak pada kualitas hidup:

1.       Sosial:

Rasa malu, canggung saat bersalaman

2.       Psikologis

Stres, kecemasan, depresi

3.       Aktivitas

 Gangguan pekerjaan (misal, menulis, mengetik)

4.       Kesehatan kulit

 Risiko infeksi jamur/bakteri karena kelembaban

Komplikasi potensial:

1. Infeksi kulit (dermatitis, jamur)

2. Masalah kepercayaan diri

3. Gangguan aktivitas sehari-hari

Penting untuk diketahui bahwa keringat yang berlebihan tidak selalu menjadi tanda adanya penyakit. Salah satu penyebab paling umum adalah kondisi psikologis, seperti rasa cemas atau stres. Namun, hal ini normal terjadi pada setiap orang. Stres dan cemas dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah serta merangsang saraf tubuh yang dapat meningkatkan produksi keringat. Lokasi paling umum munculnya keringat berlebih ini adalah telapak tangan, telapak kaki, ketiak, dan wajah, sebab area-area tersebut memiliki kelenjar keringat paling banyak Namun, keringat berlebih kadang juga bisa menjadi tanda adanya gangguan di dalam tubuh, salah satunya penyakit jantung seperti yang dikhawatirkan banyak orang.

Ketika seseorang menderita penyakit jantung, kemampuan jantung untuk menjaga suplai darah di dalam tubuh akan berkurang. Akibatnya, tubuh akan mencoba beradaptasi dengan membuat jantung memompa lebih kuat dan akan mengaktifkan sistem saraf tertentu yang berujung pada munculnya keringat berlebih. Kapan harus waspada yaitu ketika keringat berlebihan + gejala lain (berat badan turun, demam, nyeri).

 

Referensi :

https://www.alodokter.com/mitos-telapak-tangan-berkeringat

https://www.halodoc.com/artikel/ini-6-penyebab-telapak-tangan-berkeringat-dan-cara-mengatasinya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....