Bahaya Mandi Malam, Kenali Mitos dan Faktanya
- 08 Feb 2026 08:37 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang: Bahaya mandi malam masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Soalnya, ada dugaan bahwa mandi di malam hari bisa menyebabkan masalah kesehatan, mulai dari rematik, penuaan dini, paru-paru basah, hingga asam urat. Lantas, apakah dugaan tersebut benar?
Berikut ini adalah beberapa mitos seputar bahaya mandi malam beserta faktanya:
1. Menyebabkan rematik
Salah satu mitos bahaya mandi malam yang paling terkenal adalah bisa menyebabkan rematik. Namun, faktanya, tidak ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa mandi di malam hari bisa menyebabkan rematik.
| Baca juga: Cara Mencegah Penyakit Malaria |
Rematik merupakan penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang bagian tubuhnya sendiri, seperti sendi, otot, tulang, dan berbagai organ tubuh lainnya.
Sebaliknya, mandi malam dengan air hangat justru disarankan untuk penderita rematik karena dapat meredakan gejala yang muncul.
2. Menyebabkan penuaan dini
Banyak orang percaya bahwa mandi malam dapat menyebabkan gejala penuaan dini, seperti kerutan, bintik-bintik penuaan, dan kekeringan pada kulit. Padahal, faktanya tidak demikian. Berbagai gejala penuaan kulit tersebut disebabkan oleh faktor lingkungan dan gaya hidup yang tidak sehat.
| Baca juga: Tips Sehat di Musim Penghujan |
Selain itu, ada faktor gaya hidup yang juga berperan dalam penuaan kulit, misalnya kualitas tidur. Penelitian menunjukkan bahwa tidur sebenarnya bermanfaat untuk memperbaiki sel kulit yang rusak.
Namun, kualitas tidur yang buruk atau tidak cukup tidur dapat menghalangi proses perbaikan kulit. Hal inilah yang bisa membuat kulit terlihat lebih tua, kering, dan tidak elastis.
3. Menyebabkan paru-paru basah
Paru-paru basah juga sering dikaitkan dengan bahaya mandi malam. Padahal, faktanya tidak demikian. Paru-paru basah atau dalam istilah medis disebut pneumonia merupakan infeksi paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.
Ketika bakteri, virus, atau jamur tersebut masuk ke paru-paru, sistem kekebalan tubuh akan menyerang dan menyebabkan infeksi. Hal inilah yang bisa menyebabkan adanya penumpukan cairan dan nanah pada paru-paru. Jadi, paru-paru basah tidak ada kaitannya dengan kebiasaan mandi malam, ya.
4. Menyebabkan asam urat
Mitos tentang bahaya mandi malam lainnya adalah bisa menyebabkan asam urat. Namun, faktanya, tidak ada penelitian yang menyebutkan kebenaran hal ini.
Asam urat sendiri adalah nyeri sendi yang disertai dengan rasa nyeri dan bengkak pada area persendian. Berdasarkan penelitian, hal ini disebabkan oleh adanya penumpukan kristal asam urat pada sendi. Ada pun beberapa faktor risikonya meliputi makan makanan tinggi purin, minum minuman beralkohol, dan obesitas.
Namun, jika Anda memiliki riwayat rematik, sebaiknya gunakan air hangat saat melakukan mandi malam. Hal ini dapat meredakan gejala rematik, menurunkan tekanan darah, mengurangi ketegangan otot, dan meredakan stres. www.alodokter.com.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....