Infeksi Saluran Kemih: Gejala, Penyebab dan Pencegahannya

  • 05 Feb 2026 07:51 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah infeksi yang terjadi pada saluran kemih, yaitu uretra, kandung kemih, ureter, dan ginjal. ISK dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Wanita lebih rentan mengalami infeksi saluran kencing dibandingkan pria. Hal ini disebabkan oleh perbedaan anatomi. Uretra wanita lebih pendek dan lebih dekat dengan anus, sehingga bakteri dari saluran pencernaan lebih mudah mencapai kandung kemih.

Menurut data dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), wanita memiliki risiko lebih dari 50 persen untuk mengalami ISK selama hidup mereka. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kebersihan yang buruk dan kurangnya asupan cairan juga dapat menjadi faktor risiko terjadinya ISK. Menjaga kebersihan diri dan minum air yang cukup dapat membantu mencegah infeksi.

Kemenkes Indonesia sendiri memperkirakan terdapat 90-100 kasus ISK per 100.000 penduduk per tahun atau sekitar 180.000 kasus baru per tahun dengan prevalensi mencapai 5-15%. Lalu apa saja penyebab dan gejalanya?

Penyebab ISK:

1. Bakteri E. coli adalah penyebab utama ISK, terutama pada wanita.

2. Aktivitas seksual dapat memasukkan bakteri ke dalam saluran kemih.

3. Tidak membersihkan diri dengan benar setelah buang air kecil atau besar dapat memasukkan bakteri ke dalam saluran kemih.

4. Kurang minum air dapat membuat urin menjadi lebih pekat, sehingga bakteri lebih mudah berkembang biak.

5. Perubahan hormonal selama kehamilan dapat meningkatkan risiko ISK.

6. Penyakit seperti diabetes, ginjal, dan prostat dapat meningkatkan risiko ISK.

 

Seseorang yang mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) biasanya merasakan gejala seperti :

1.      Rasa nyeri atau terbakar saat buang air kecil.

2.      Sering ingin buang air kecil, meskipun sedikit yang keluar.

3.      Urine keruh, berbau menyengat, atau bercampur darah.

4.      Rasa tidak nyaman di perut bagian bawah.

5.      Nyeri di punggung atau pinggang.

6.      Demam tinggi

7.      Mual dan muntah.

8.      Menggigil

Gejala yang berbeda juga bisa ditunjukkan tergantung dengan organ mana yang terinfeksi. Apabila infeksi menyebar ke ginjal, gejalanya bisa meliputi demam dan menggigil. Pengobatan utama ISK adalah dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Penting untuk mengonsumsi antibiotik sesuai dosis dan durasi yang ditentukan, meskipun gejala sudah membaik. Tujuannya untuk memastikan infeksi benar-benar sembuh dan mencegah resistensi antibiotik.

ISK bisa dicegah dengan cara sederhana: cukup minum air putih, tidak menahan kencing, jaga kebersihan area genital, serta kontrol penyakit yang sudah ada seperti diabetes atau batu ginjal. Jika anda mengalami gejala ISK, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

 


Referensi :

https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4177/kenali-apa-itu-infeksi-saluran-kemih

https://www.halodoc.com/kesehatan/infeksi-saluran-kemih?srsltid=AfmBOoqseb2ZNrcAjKAfxejn1vg1hXzKrpSzBMBJ0hN71K2C6DeY3XkZ

https://www.alodokter.com/infeksi-saluran-kemih

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....