Tren Terbaru: Gen Z Beralih ke Platform Chat Baru, WhatsApp dan Telegram Mulai Diting
- 31 Agt 2026 15:39 WIB
- Sintang
Poin Utama
- Generasi Z mulai mengubah preferensi aplikasi komunikasi mereka dari WhatsApp dan Telegram menuju platform yang menawarkan pola komunikasi lebih lambat dan tidak instan.
- Aplikasi baru seperti Carrier Pidgeon dan Roost merancang sistem pesan yang tidak memaksa pengguna untuk memberikan respons cepat, berbeda dengan konsep pesan instan konvensional.
- Tren ini menunjukkan pergeseran dalam cara Generasi Z berkomunikasi digital, mencerminkan keinginan untuk komunikasi yang lebih bermakna dan kurang bergantung pada kecepatan respons.
RRI.CO.ID, Sintang - Kebiasaan komunikasi digital Generasi Z mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya aplikasi seperti WhatsApp dan Telegram menjadi pilihan utama untuk bertukar pesan secara cepat, kini sebagian anak muda mulai melirik platform yang menawarkan pola komunikasi berbeda.
Mengutip dari CNBC Indonesia, tren baru tersebut ditandai dengan munculnya aplikasi seperti Carrier Pidge dan Roost yang mengusung konsep komunikasi lebih lambat. Pesan tidak dirancang untuk selalu diterima dan dibalas secara instan seperti layanan pesan konvensional.
Konsep tersebut muncul di tengah kebiasaan pengguna yang setiap hari menerima banyak notifikasi. Bagi sebagian Gen Z, keharusan untuk selalu tersedia dan segera membalas pesan justru dapat membuat aktivitas komunikasi terasa melelahkan.
| Baca juga: Daftar Ponsel Rilis 2026 Cek disini! |
Platform dengan konsep slow messaging menawarkan pengalaman yang lebih santai. Pengguna tidak dituntut untuk terus membuka aplikasi hanya untuk memastikan tidak ada pesan yang terlewat.
Cara tersebut juga memberikan ruang bagi pengguna untuk menentukan waktu berkomunikasi. Pesan tetap menjadi sarana terhubung dengan orang lain, tetapi tidak harus berlangsung secara real-time setiap saat.
Meski tren ini berkembang, perubahan tersebut bukan berarti seluruh Gen Z benar-benar berhenti menggunakan WhatsApp maupun Telegram. Kedua aplikasi masih memiliki fungsi penting, terutama untuk komunikasi keluarga, pekerjaan, sekolah, komunitas, hingga percakapan sehari-hari.
Platform baru lebih tepat dilihat sebagai alternatif bagi pengguna yang menginginkan pola komunikasi berbeda. Kehadirannya menunjukkan bahwa sebagian pengguna muda mulai mencari pengalaman digital yang tidak selalu berorientasi pada kecepatan.
Perubahan kebiasaan tersebut menjadi salah satu perkembangan menarik dalam dunia aplikasi perpesanan. Setelah bertahun-tahun komunikasi digital didorong agar semakin cepat, kini muncul minat terhadap layanan yang justru memberikan jeda dalam proses berkirim pesan.
Sumber : CNBC Indonesia
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....