Cara Gen Z Tingkatkan Skill Kerja lewat Microlearning
- 13 Jun 2026 19:32 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Tuntutan dunia kerja memaksa Gen Z menguasai keahlian baru secara cepat, namun pelatihan konvensional yang lama sering memicu kejenuhan. Berdasarkan ulasan Ruangkerja, rasa bosan pada durasi panjang memicu kebutuhan akan format edukasi yang lebih praktis dan langsung pada inti materi.
Sebagai jawaban, microlearning menjadi tren karena memecah materi rumit menjadi segmen kecil seperti video pendek dan kuis interaktif. Karakter Gen Z yang menyukai kepraktisan membuat format ringkas ini jauh lebih mudah dipahami tanpa menimbulkan rasa jenuh.
Format yang ramah gawai pintar (mobile-friendly) memberikan fleksibilitas tinggi bagi generasi digital ini untuk belajar di sela kesibukan. Hasilnya, proses peningkatan kompetensi (upskilling) tetap berjalan optimal tanpa mengganggu produktivitas atau fokus kerja harian mereka.
Secara psikologis, fokus pada satu topik spesifik efektif meningkatkan daya ingat dan mempercepat penerapan ilmu di lapangan. Berkat efisiensi ini, data dari Ruangkerja menunjukkan bahwa lebih dari 74% perusahaan global kini telah mengadopsi metode tersebut.
Untuk hasil maksimal, perusahaan perlu mengintegrasikan sistem platform Learning Management System (LMS) guna mendistribusikan modul pendek secara terpusat. Langkah adaptif ini memastikan talenta muda selalu siap menghadapi perubahan industri yang dinamis secara langsung (real-time).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....