Cara Sederhana Meredakan Amarah

  • 29 Agt 2026 15:38 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID,- Mengendalikan amarah dapat dilakukan dengan berbagai cara sederhana agar emosi tidak berujung pada perkataan maupun tindakan yang merugikan. Menenangkan diri sejenak, mengubah posisi tubuh, hingga mengingat dampak dari kemarahan dapat membantu seseorang mengendalikan emosinya.

Seperti dilansir dari laman RSJ Aceh dan Daarut Tauhiid, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakan amarah. Langkah tersebut dapat dilakukan secara bertahap sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing.

  1. Mengulangi kata penenang

    Mengucapkan kata-kata penenang dapat membantu seseorang mengendalikan emosi ketika amarah mulai muncul. Kalimat seperti "kamu akan baik-baik saja" atau "tenang saja, semua akan berlalu" dapat digunakan sesuai kenyamanan.

  2. Berhenti berbicara

    Saat marah, seseorang terkadang dapat mengeluarkan perkataan kasar yang berpotensi menimbulkan penyesalan. Berhenti berbicara sejenak dapat memberikan waktu untuk mengatur emosi dan mengumpulkan pikiran.

  3. Mengambil waktu untuk beristirahat

    Ketika amarah muncul, cobalah berhenti sejenak dari aktivitas yang sedang dilakukan dan menjauh dari situasi yang memicu emosi. Waktu tersebut dapat digunakan untuk menenangkan diri hingga perasaan kembali lebih stabil.

  4. Mendengarkan musik favorit

    Mendengarkan lagu kesukaan dapat menjadi salah satu cara untuk mengalihkan perhatian ketika sedang marah. Memutar musik atau bernyanyi mengikuti lagu favorit dapat membantu membuat suasana hati menjadi lebih rileks.

  5. Mengubah posisi tubuh

    Rasulullah saw. menganjurkan seseorang yang marah dalam keadaan berdiri untuk duduk dan jika belum reda, hendaknya berbaring (HR. Abu Dawud). Mengubah posisi tubuh dapat memberikan jeda agar seseorang tidak langsung bereaksi ketika emosi sedang meningkat.

  6. Berwudhu atau mandi

    Berwudhu atau mandi dapat memberikan efek menyegarkan yang membantu seseorang menenangkan diri ketika sedang marah. Rasulullah saw. juga menganjurkan berwudhu ketika seseorang dilanda amarah (HR. Abu Dawud).

  7. Menunda tindakan dan menyendiri sejenak

    Ketika sedang marah, sebaiknya seseorang tidak terburu-buru mengambil keputusan atau melakukan tindakan. Menyendiri sejenak di tempat yang tenang dapat membantu mengendalikan emosi dan mencegah tindakan yang dapat menimbulkan penyesalan.

  8. Mengingat akibat marah

    Mengingat dampak buruk dari kemarahan dapat mendorong seseorang untuk lebih mampu menahan emosinya. Amarah yang tidak terkendali dapat merusak hubungan dengan orang lain dan dalam Islam, menahan amarah merupakan salah satu sifat orang yang bertakwa sebagaimana disebutkan dalam QS. Ali Imran ayat 134.

  9. Meneladani Rasulullah saw.

    Rasulullah saw. dikenal sebagai sosok yang sabar ketika menghadapi hinaan, fitnah, maupun perlakuan buruk dari orang lain. Meneladani kesabaran beliau dapat menjadi salah satu cara untuk belajar mengendalikan diri dalam menghadapi situasi yang memancing emosi.

Mengendalikan amarah dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Jika amarah sulit dikendalikan dan mulai mengganggu hubungan maupun aktivitas sehari-hari, seseorang dapat mencari bantuan dari orang yang dipercaya atau tenaga profesional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....