Wendy Syndrome, Ketika Merawat Orang Lain Menjadi Beban Tersembunyi

  • 20 Jul 2026 16:45 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Jika Peter Pan Syndrome (PPS) menggambarkan orang dewasa yang enggan bertanggung jawab, maka di sisinya hampir selalu ada sosok lain yang justru menanggung beban itu semua. Sosok inilah yang dalam psikologi disebut sebagai Wendy Syndrome.

Mengutip dari Cleveland Clinic, Wendy Syndrome bukan diagnosis klinis, melainkan istilah psikologis populer yang terinspirasi dari karakter Wendy Darling dalam karya J.M. Barrie. Seperti tokoh aslinya yang kerap mengurus Peter Pan dan anak-anak lain di Neverland, individu dengan Wendy Syndrome cenderung bersifat sangat empatik, suka merawat, dan rela mengorbankan kebutuhannya sendiri demi orang-orang di sekitarnya. Kondisi ini lebih umum ditemukan pada perempuan, meski siapa saja dapat menunjukkan pola perilaku serupa.

Wendy Syndrome sering kali tidak disadari oleh pemiliknya. Menurut ifeel, di balik keinginan untuk merawat dan menjadi berguna bagi orang lain, tersimpan kebutuhan mendalam akan kasih sayang dan penerimaan. Ungkapan "biar aku yang urus" sering kali merupakan cara seseorang untuk merasa dibutuhkan, sekaligus cara terselubung untuk mengendalikan situasi dan lingkungan sekitarnya.

Ciri-ciri umum dari Wendy Syndrome meliputi kecenderungan untuk mengambil alih tanggung jawab orang lain, sulit menolak permintaan meski sudah merasa kewalahan, menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan diri sendiri, dan mendapatkan rasa harga diri dari seberapa banyak ia bisa membantu orang lain. Pola ini membuat individu dengan Wendy Syndrome sangat mudah terjebak dalam hubungan yang tidak seimbang, terutama dengan individu yang memiliki kecenderungan PPS.

Masalah mulai muncul ketika batas antara merawat dan mengontrol menjadi kabur. Sebagaimana dijelaskan dalam situs ifeel, ketika seseorang melakukan segalanya untuk orang lain hingga membuat orang tersebut tidak perlu berkembang, hubungan itu tidak lagi menjadi ruang tumbuh, melainkan ruang yang mempertahankan ketergantungan.

Berbeda dengan sekadar orang yang suka membantu, individu dengan Wendy Syndrome kerap mengalami kelelahan emosional tanpa pernah merasa bisa berhenti. Mereka terus memberi tanpa mendapat timbal balik yang setara, hingga akhirnya kelelahan itu menumpuk dan meledak dalam bentuk kekecewaan atau kebencian yang sulit dijelaskan.

Menyadari adanya pola ini adalah langkah pertama yang penting. Merawat dan peduli terhadap orang lain adalah hal yang baik, namun hal itu tidak perlu dilakukan dengan mengorbankan diri sendiri secara terus-menerus. Membangun batasan yang sehat dan memahami kebutuhan diri sendiri merupakan bagian penting dari hubungan yang lebih seimbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....