Fakta Menarik Tentang Durian

  • 23 Jun 2026 18:58 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Buah durian sangat dikenal diseluruh dunia karena memiliki bentuk yang unik dan juga bau yang khas. Rasanya pun tak kalah uniknya. Banyak orang yang tergila-gila dengan buah yang satu ini namun banyak juga yang tidak suka karena baunya yang sangat menyengat. Karena banyaknya pecinta durian, berbagai tempat menyediakan all you can eat durian dengan harga yang terjangkau. Pesertanya pun tak sedikit, dari mulai anak-anak hingga orang dewasa. Mereka sangat menikmati cita rasa yang diberikan oleh buah durian. Buah durian mengandung antioksidan yang cukup tinggi dan kaya akan manfaat lainnya. Dalam buah durian juga terkandung karbohidrat, kalori, lemak baik, mineral, kalium, serat dan juga protein.

Banyak orang beranggapan bahwa durian sangat tinggi kolesterol, namun penelitian menyatakan, durian mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan kadar beberapa jenis lemak dalam tubuh, seperti trigliserida dan kolesterol jahat dalam tubuh. Durian terkenal dengan rasanya yang manis dan baunya yang kuat. Tak sedikit orang yang tidak menyukai durian karena baunya ini. Kendati demikian, buah ini banyak digemari masyarakat Indonesia, lho! Sebenarnya bukan hanya di Indonesia saja, banyak orang Asia Tenggara yang menyukai buah durian. Ini karena buah durian memang tumbuh subur di iklim tropis yang lembap seperti Asia Tenggara.

Selain dikenal dengan bau khasnya, buah ini juga memiliki berbagai mitos seperti dugaan kolesterol tinggi atau berpotensi fatal jika dimakan dengan alkohol dan sifatnya sangat “panas”. Mitos-mitos yang beredar ini tidak sepenuhnya benar, lho!

Berikut fakta menarik mengenai “king of fruit” ini:

  1. Terdapat 30 spesies durian yang diketahui tetapi hanya 11 spesies yang dapat dimakan

    Di Asia Tenggara sendiri terdapat lebih dari 500 varietas durian. Thailand, sebagai pengekspor durian terbesar di dunia, memiliki lebih 300 varietas durian. Indonesia memiliki lebih dari 100 varietas, sementara Malaysia memiliki sekitar 100 varietas durian.

  2. Terdapat durian tanpa duri yang alami

    Durian tanpa duri (thornless durian) dapat terjadi secara alami dan terjadi akibat mutasi genetik, oleh karena itu jenis durian ini sangat langka. Pohon durian jenis ini menghasilkan buah dengan duri kecil atau tidak ada sama sekali, sehingga memiliki tampilan mirip kelapa daripada durian pada umumnya. Buah durian jenis ini memiliki bentuk bulat, berwarna cokelat, berukuran lebih kecil, dan lebih halus dibandingkan durian pada umumnya. Sementara daging buahnya berwarna putih hingga kuning pucat. Meskipun memiliki tampilan yang berbeda, namun daging buah durian jenis ini memiliki rasa yang manis dan lembut seperti durian biasa.

  3. Biji durian bisa dimakan

    Meskipun dapat dikonsumsi, namun biji durian perlu diolah terlebih dahulu. Memakan biji durian yang masih mentah berbahaya karena mengandung asam lemak siklopropena yang merupakan salah satu senyawa penyebab kanker. Biji dapat direbus, dipanggang, atau digoreng sebelum dikonsumsi. Selain dimakan dalam bentuk utuh, biji durian juga dapat dibuat menjadi keripik untuk dikonsumsi. Biji durian mengandung pati yang cukup tinggi, sehingga dapat menggantikan fungsi ubi, singkong, bahkan nasi.

  4. Pohon durian bisa hidup hingga 100 tahun atau lebih

    Pohon durian dapat tumbuh hingga berusia 150 tahun atau lebih. Tingginya dapat mencapai 50 m. Meskipun berumur panjang, jumlah produksi buah menurun seiring usia pohon. Namun, meskipun produksinya menurun, kualitas buah yang dihasilkan akan meningkat seiring bertambahnya usia pohon. Dengan kata lain, semakin tua pohonnya, maka semakin mahal buahnya. Pohon durian tertua di dunia yang pernah dilaporkan berusia 300 tahun dan berasal dari Thailand.

  5. Tidak boleh minum alkohol setelah makan durian

    Minum alkohol setelah makan durian banyak dipercaya dapat menyebabkan kematian. Hal ini memiliki bukti ilmiah yang cukup kuat. Menurut para ilmuwan, enzim aldehid dehidrogenase (ALDH), yang merupakan enzim yang bertanggung jawab untuk metabolisme alkohol dalam tubuh kita, terhambat ketika seseorang makan durian. Artinya, saat kita mengonsumsi alkohol langsung ketika memakan durian, hal tersebut dapat meningkatkan toksisitas bahkan kematian karena tubuh tidak dapat memetabolisme alkohol dengan cepat.

Sumber : https://www.honestdocs.id/durian-penyebab-kolesterol , https://digitani.ipb.ac.id/7-fakta-menarik-tentang-durian/

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....