10 Cara Mengatasi Stress dan Kelelahan di Tempat Kerja

  • 26 Mar 2026 15:20 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Stres adalah bagian alami dari kehidupan. Ketika tuntutan pekerjaan, keluarga, atau perubahan besar datang berturut-turut, tubuh merespons dengan cara yang sama seperti saat kita menghadapi ancaman: jantung berdebar lebih cepat, napas terasa pendek, dan pikiran sulit tenang. Namun, stres bukan sekadar rasa tertekan. Stres yang berlangsung terus-menerus dapat berdampak langsung pada kesehatan jantung, mulai dari peningkatan detak jantung, tekanan darah, hingga perubahan perilaku yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Memang tidak selalu mudah untuk menghentikan sumber stres. Tapi, kamu bisa belajar cara mengelola stres melalui langkah kecil dan konsisten yang membantu tubuh kembali ke keadaan lebih tenang.

Ketika mengalami stres terkait pekerjaan tentu tidak akan hilang begitu sampai di rumah. Justru stres yang berlanjut memiliki dampak negatif terhadap kesehatan seseorang. Lingkungan kerja yang penuh tekanan dapat memicu masalah kesehatan, seperti sakit kepala, sakit perut, gangguan tidur, hingga perilaku mudah marah dan sulit berkonsentrasi. Sementara stres kronis dapat menyebabkan kesehatan mental terganggu, seperti kecemasan, tekanan darah tinggi, insomnia, dan sistem kekebalan tubuh yang melemah. Kondisi ini dapat juga berkontribusi terhadap masalah kesehatan lain, seperti obesitas, penyakit jantung, dan depresi.

Berikut beberapa cara mengatasi stress kerja yang bisa Anda lakukan:

  1. Mulai Hari dengan “Niat”

    Mulailah meluangkan beberapa menit setiap hari untuk berdoa dan meniatkan diri. Jadikan cara ini ke dalam setiap rutinitas harian Anda. Sebelum bekerja, tetapkan niat yang tulus untuk bekerja dengan sepenuh hati, tekun, dan sungguh-sungguh. Jika memungkinkan catat dan buatlah perencanaan kerja yang ingin Anda lakukan. Jangan lupa untuk tersenyum dan hindari pikiran negatif, tak jarang ini menjadi kunci ampuh mengatasi stres saat bekerja lho.

  2. Tetapkan Batasan Kerja

    Beri batasan terhadap pekerjaan yang kadang tidak mengenal waktu. Apalagi di era digital seperti saat ini. Mudah saja bagi kita untuk merasa tertekan selama 24 jam sehari. Oleh karena itu, penting untuk tidak memeriksa email dari rumah di malam hari atau tidak menjawab telepon saat makan malam. Dengan menciptakan batasan yang jelas antara pekerjaan dapat mengurangi potensi konflik kehidupan kerja dan stres yang menyertainya.

  3. Sisihkan Waktu untuk Hobi

    Luangkanlah waktu untuk menjalani kegiatan favorit Anda. Pastikan menyisihkan waktu untuk melakukan kegiatan yang memberi Anda kesenangan. Sebagai contoh, pergi ke konser, bermain game, menonton film, membaca novel favorit, jalan-jalan dan lainnya.

  4. Kembangkan Respon yang Sehat

    Pilihlah kegiatan sehat untuk mengalihkan stres. Hindari mencoba melawan stres dengan minum alkohol, makan-makanan cepat saji dan lainnya. Pastikan juga Anda mendapatkan tidur yang berkualitas untuk manajemen stres yang efektif. Batasi asupan kafein berlebihan untuk membangun kebiasaan tidur yang sehat.

  5. Gunakan Waktu dengan Efisien

    Ketika pekerjaan tidak ada habisnya perasaan kewalahan kerap kali “menghantui” pekerja. Jika ini terjadi, sebaiknya asah keterampilan manajemen waktu Anda. Ketika bekerja cobalah menyiapkan daftar prioritas awal mana tugas yang perlu diselesaikan lebih dahulu. Selain itu, Anda dapat membagi mana pekerjaan yang mudah untuk dikerjakan lebih dahulu. Sementara pekerjaan yang dianggap “berat” dan membutuhkan konsentrasi lebih dalam dapat ditunda dengan menyisihkan deadline waktu tertentu.

  6. Hindari Prasangka Buruk

    Ketika Anda mengalami kekhawatiran dan stres kronis untuk jangka waktu yang lama. Pikiran Anda akan bercabang mungkin cenderung membuat kesimpulan dan membaca setiap situasi dari sisi negatif. Alih-alih memberikan penilaian yang kurang baik sebaiknya hindari pikiran-pikiran negatif. Ubah pikiran Anda menjadi positif. Sebagai contoh, pasti tidak akan mungkin berjalan sesuai rencana hari ini. Lebih baik ubah pikiran Anda dengan pesan positif, saya akan melakukan yang terbaik.

  7. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman

    Terlihat sepele, tetapi penting untuk memerhatikan kenyamanan selama bekerja. Persoalan kursi kerja yang kurang mendukung saja dapat membuat Anda tidak nyaman. Selain mengganggu produktivitas selama bekerja, memengaruhi kesehatan tubuh badan juga terasa pegal. Lingkungan kerja yang terlalu ramai juga dapat mengganggu kenyamanan seseorang selama bekerja. Jadi, penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Jika semuanya mendukung, produktifitas kerja juga dapat meningkat dan tentunya stres kerja juga dapat berkurang.

  8. Dukungan dari Keluarga atau Teman

    Meskipun pekerjaan sedang banyak, jaga sikap Anda untuk tetap berhubungan baik dengan teman dan keluarga. Bila perlu, beritahu unek-unek atau perasaan terpendam yang Anda rasakan. Anggota keluarga, teman terpercaya, bahkan atasan di tempat kerja dapat membantu mengatasi situasi kerja yang penuh tekanan. Penting untuk memiliki orang yang tepat dan dapat diandalkan selama masa-masa sulit untuk mengurangi beberapa ketegangan yang terjadi.

  9. Hindari Gosip di Kantor

    Seperti kita ketahui, konflik di tempat kerja dapat terjadi kapan saja. Kondisi ini dapat memengaruhi kesejahteraan emosional Anda. Oleh karena itu, cobalah untuk menghindari atau ikut berpartisipasi dalam situasi gosip. Jika tahu bahwa rekan kerja Anda termasuk dalam kelompok tersebut, Anda dapat menghabiskan lebih sedikit waktu bersama mereka atau mengarahkan percakapan ke topik yang lebih aman. Selain itu, strategi lain untuk menghindari keributan dengan menekankan hal positif atau berjalan pergi untuk menghindarinya.

  10. Perhatikan dan Cintai Diri Sendiri

    Menyisihkan waktu untuk melakukan perawatan diri menjadi suatu keharusan. Berikan reward untuk diri sendiri untuk mengisi waktu di sela-sela kesibukan. Anda dapat mendengarkan musik, podcast yang menarik di sela-sela pertemuan. Anda juga bisa menonton video Youtube yang lucu untuk memberi jeda sepanjang hari. Jadi, penting juga untuk beristirahat sejenak tanpa memikirkan pekerjaan. Langkah ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi stres akibat kerja.

Mengelola stres bukanlah proses yang rumit. Sebaliknya, cara mengelola stres yang efektif biasanya berawal dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Mulai dari teknik pernapasan yang menenangkan, mindfulness singkat, hingga perubahan kecil dalam pola makan, tidur, dan rutinitas harian, semuanya dapat membantu tubuh kembali seimbang.

Referensi :

https://heartology.id/health-library/content/cara-mengelola-stres-secara-efektif-dan-mudah/

https://www.ciputramedicalcenter.com/10-cara-mengatasi-stres-kerja/

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....