Tanaman Jeruk Jadi Pilihan Bertahan di tengah Kekurangan Air
- 23 Agt 2026 14:56 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Kekurangan air menyebabkan sebagian tanaman di kebun mengalami kerusakan dan sulit berkembang. Kondisi tersebut membuat petani harus memilih jenis tanaman yang dinilai lebih mampu bertahan di tengah keterbatasan pasokan air.
Pemilik kebun sekaligus anggota Kelompok Tani Cakra Sintang, Sudewo atau Lie, menyampaikan kondisi tersebut kepada RRI, Kamis (21/8/2026). Menurutnya, hampir seluruh tanaman di kebunnya terdampak akibat kekurangan air.
| Baca juga: Cara Liburan Produktif dan Bermakna |
“Ya, hancur semua. Kekurangan air, tidak ada yang sehat tanamannya. Yang masih bisa bertahan hanya pohon jeruk,” ujar Sudewo atau Lie.
Ia menjelaskan, tanaman jeruk dinilai lebih mampu bertahan dibandingkan tanaman lainnya ketika ketersediaan air terbatas. Sementara itu, tanaman lain mengalami kerusakan dan pertumbuhannya terganggu karena tidak mendapatkan pasokan air yang cukup.
Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi petani dalam mempertahankan produktivitas kebun, terutama di tengah keterbatasan sumber air. Pemilihan jenis tanaman yang lebih adaptif terhadap kondisi minim air menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan petani untuk menjaga keberlangsungan usaha pertanian.
Sudewo berharap kondisi kekurangan air tersebut mendapat perhatian dari pihak terkait. Ia berharap tersedia solusi yang dapat membantu petani memenuhi kebutuhan air bagi tanaman, sehingga produktivitas kebun tetap terjaga dan usaha pertanian dapat terus berlanjut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....