Sosok Kartini Dimata Influencer Sintang

  • 28 Apr 2026 12:10 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID - Sintang, Seorang konten kreator muda asal Desa Semuntai Kecamatan Ketungau Hilir Kabupaten Sintang Maria Wulan Sari hadir sebagai narasumber dalam program acara Nongkrong Bareng Sidak (NBS) di Programa 2 RRI Sintang pada Selasa, 21 April 2026. NBS kali ini mengangkat tema Kartini di Era Digital, Ngonten Tanpa Insecure yang relevan dengan perkembangan zaman serta peran perempuan di dunia digital saat ini.

Dalam dialognya Wulan menyampaikan pandangannya tentang sosok R.A. Kartini yang menurutnya merupakan pahlawan penting bagi perempuan Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa tanpa perjuangan Kartini dirinya mungkin tidak bisa berdiri sebagai seorang konten kreator seperti sekarang. “Menurut aku sosok Kartini itu merupakan pahlawan, tanpa dia mungkin aku gak bisa berdiri di sini sebagai content creator. Mungkin aku cuma di dapur, gak bisa berargumen tentang aku sendiri”. Katanya.

Wulan yang juga merupakan mahasiswi Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan saat ini tengah menjalani masa magang di RRI Sintang mengaku merasakan betul dampak emansipasi perempuan di era modern. Ia menilai bahwa saat ini perempuan memiliki kebebasan dan kesempatan yang setara dengan laki-laki dalam berbagai bidang. Hal ini, menurutnya tidak lepas dari jasa perjuangan Kartini yang memperjuangkan kesetaraan gender.

Ia juga mencontohkan bahwa saat ini banyak perempuan yang mampu berkarier di berbagai profesi seperti menjadi polisi maupun dokter dengan hak dan kesempatan yang sama seperti laki-laki. Fenomena tersebut menjadi bukti nyata bahwa perjuangan emansipasi telah membawa perubahan besar bagi kehidupan perempuan Indonesia termasuk dalam dunia kreatif digital.

Lebih lanjut, Wulan menceritakan awal mula dirinya terjun sebagai konten kreator. Sejak kecil, ia memang memiliki hobi tampil di depan kamera, namun sempat merasa kurang percaya diri. “Dari kecil memang hobi banget tampil di depan kamera, tapi dulu aku ngerasa insecure, jelek, belum glow up”. Ucapnya. Hingga pada Desember 2024 saat pulang kampung dari Sintang ke Ketungau di tengah kondisi jalan yang rusak parah akibat musim hujan ia iseng membuat konten menggunakan bahasa daerah. Tak disangka, konten tersebut viral dan ditonton jutaan kali menjadi titik awal perjalanan kariernya sebagai konten kreator.RMD

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....