Sejarah Hari Palang Merah Sedunia
- 30 Apr 2026 11:29 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Setiap tanggal 8 Mei diperingati sebagai Hari Palang Merah Sedunia, sebuah momen untuk mengenang lahirnya gerakan kemanusiaan terbesar di dunia. Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga pengingat bahwa di tengah konflik, bencana, dan krisis, selalu ada upaya untuk menolong sesama tanpa memandang latar belakang.
Sejarah lahirnya Palang Merah tidak bisa dilepaskan dari sosok Henry Dunant. Pada tahun 1859, Dunant menyaksikan langsung dampak mengerikan dari Pertempuran Solferino di Italia. Ribuan tentara terluka tanpa penanganan medis yang layak. Pengalaman tersebut mendorongnya untuk menggerakkan warga sipil membantu korban tanpa diskriminasi.
| Baca juga: Catat Tanggal Merah di Bulan Juni 2026 |
Peristiwa itu kemudian ia tuangkan dalam buku A Memory of Solferino, yang menjadi titik awal gagasan pembentukan organisasi kemanusiaan. Dari sinilah lahir Komite Internasional Palang Merah pada tahun 1863, yang hingga kini berperan dalam memberikan bantuan di berbagai konflik dan bencana di seluruh dunia.
Penetapan 8 Mei sebagai Hari Palang Merah Sedunia sendiri dilakukan dalam Konferensi Internasional Palang Merah. Tanggal tersebut dipilih untuk menghormati hari kelahiran Dunant sekaligus mengakui kontribusinya terhadap kemanusiaan global.
| Baca juga: Sejarah Hari Anak Internasional |
Hingga sekarang, gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah telah berkembang menjadi jaringan internasional yang hadir hampir di setiap negara. Perannya mencakup bantuan darurat, layanan kesehatan, hingga perlindungan korban konflik.
Lebih dari sekadar organisasi, Palang Merah menjadi simbol solidaritas global. Nilai yang diusung—kemanusiaan, netralitas, dan kesukarelaan—tetap relevan di tengah dunia yang terus berubah. (Lin)
Referensi:
https://www.tempo.co/gaya-hidup/kilas-balik-penetapan-8-mei-sebagai-hari-palang-merah-internasional-190082
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....