Budaya Gotong Royong di Masyarakat Modern
- 12 Mar 2026 07:56 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Gotong royong, sebuah nilai luhur yang dulu begitu kental dalam keseharian masyarakat Indonesia, kini seakan mulai tergerus oleh arus modernisasi. Pertanyaannya, apakah gotong royong di era modern masih tetap lestari ataukah justru sudah mulai pudar?
Gotong royong merupakan salah satu nilai sosial yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Nilai ini mencerminkan semangat kerja sama, saling membantu, dan rasa kebersamaan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau masalah. Dalam kehidupan tradisional, gotong royong sering terlihat dalam berbagai kegiatan, seperti membangun rumah, membersihkan lingkungan, hingga membantu tetangga yang sedang mengalami kesulitan.
Nilai gotong royong juga menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Prinsip kebersamaan ini bahkan sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila yang menekankan persatuan, keadilan sosial, serta kepedulian terhadap sesama.
Memasuki era modern, gaya hidup masyarakat mengalami banyak perubahan. Perkembangan teknologi, kesibukan pekerjaan, serta meningkatnya sikap individualisme membuat interaksi sosial di masyarakat menjadi berkurang. Banyak orang lebih fokus pada urusan pribadi sehingga kesempatan untuk melakukan kegiatan bersama semakin sedikit.
Selain itu, kemajuan teknologi dan media sosial juga mengubah cara orang berkomunikasi. Interaksi yang dulu sering dilakukan secara langsung kini lebih banyak dilakukan secara daring. Akibatnya, hubungan sosial antarwarga menjadi kurang erat dibandingkan sebelumnya.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, bukan berarti gotong royong telah hilang sepenuhnya. Di berbagai daerah, nilai ini masih tetap dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat. Kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan, membantu korban bencana, atau kegiatan sosial lainnya masih sering dilakukan.
Bahkan, semangat gotong royong kini juga mulai terlihat dalam bentuk baru. Misalnya melalui penggalangan dana secara online, kegiatan komunitas, atau kerja sama dalam berbagai program sosial. Hal ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan masih tetap hidup, meskipun bentuknya menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Melestarikan gotong royong sangat penting untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan adanya semangat kebersamaan, berbagai permasalahan dapat diselesaikan dengan lebih mudah karena dilakukan secara bersama-sama.
Selain itu, gotong royong juga dapat mempererat hubungan antarindividu, menumbuhkan rasa solidaritas, serta menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan saling membantu.
Gotong royong merupakan nilai budaya yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia. Meskipun arus modernisasi membawa berbagai perubahan dalam kehidupan masyarakat, semangat gotong royong sebenarnya belum sepenuhnya hilang. Nilai tersebut masih dapat ditemukan dalam berbagai kegiatan sosial, hanya saja bentuknya mulai menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, penting bagi setiap generasi untuk terus menjaga dan melestarikan semangat gotong royong agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Referensi :
https://www.kompasiana.com/ruriainiyah1775/63327333f4fbe4403b622362/mempertahankan-budaya-gotong-royong-di-tengah-masyarakat-modern-berikut-manfaatnya
https://tenjolayar.desa.id/gotong-royong-masih-relevan-di-era-modern-atau-mulai-dilupakan
https://sejarahindonesia.com/budaya/gotong-royong-pancasila-ideologi-negara-tantangan-modern-bagian/