Hemat Nongkrong tanpa FOMO di Kalangan Anak Muda

  • 14 Feb 2026 15:33 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Fenomena nongkrong di coffee shop kerap dikaitkan dengan rasa takut tertinggal tren atau fear of missing out (FOMO) di kalangan anak muda. Dorongan untuk ikut nongkrong demi eksistensi sosial sering kali membuat pengeluaran menjadi tidak terkontrol, meski kebutuhan tersebut tidak selalu mendesak.

Salah satu langkah untuk menghindari FOMO adalah dengan memahami tujuan nongkrong itu sendiri. Nongkrong tidak harus selalu dilakukan di tempat yang sedang viral atau mengikuti tren terbaru. Memilih coffee shop yang sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial menjadi cara awal untuk tetap bersosialisasi tanpa tekanan.

Selain itu, anak muda dapat membatasi pengaruh media sosial dalam menentukan pilihan tempat nongkrong. Konten yang menampilkan gaya hidup mewah kerap memicu keinginan untuk ikut mencoba, meski tidak sesuai dengan kondisi keuangan. Menyadari bahwa media sosial hanya menampilkan sebagian realitas dapat membantu mengurangi dorongan FOMO.

Cara hemat lainnya adalah dengan menetapkan prioritas. Nongkrong dapat dijadikan kegiatan sesekali, bukan rutinitas wajib. Dengan mengatur jadwal dan frekuensi, anak muda tetap dapat menjaga hubungan sosial tanpa harus mengorbankan pengeluaran untuk kebutuhan lain yang lebih penting.

Mengajak teman untuk nongkrong secara sederhana juga bisa menjadi solusi. Fokus pada kebersamaan dan percakapan, bukan pada tempat atau menu yang mahal. Interaksi sosial yang berkualitas tidak selalu bergantung pada lokasi yang populer.

Dengan sikap yang lebih sadar dan bijak, nongkrong di coffee shop tetap dapat dinikmati tanpa terjebak FOMO. Anak muda dapat membangun gaya hidup yang seimbang, di mana bersosialisasi dan pengelolaan keuangan berjalan beriringan.

Referensi:

https://kumparan.com/dimas-zaky/ketika-ajakan-nongkrong-lebih-menggoda-daripada-menabung-finansial-mahasiswa-25Bts6MdhR9

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....