"Avoidant Attachment" Terlihat Mandiri, Tapi Takut Terlalu Dekat
- 26 Jan 2026 16:12 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Tidak semua orang yang terlihat cuek atau mandiri benar-benar tidak membutuhkan kedekatan emosional. Dalam psikologi, sikap menjaga jarak dalam hubungan bisa berkaitan dengan avoidant attachment atau gaya kelekatan menghindar.
Avoidant attachment adalah pola kelekatan di mana seseorang cenderung tidak nyaman dengan kedekatan emosional. Individu dengan gaya ini sering kali terlihat kuat, mandiri, dan tidak bergantung pada orang lain. Namun di balik itu, ada kecenderungan untuk menghindari keterikatan yang terlalu dalam.
Pola ini umumnya terbentuk sejak masa kecil, terutama ketika kebutuhan emosional anak kurang mendapat respons yang konsisten. Akibatnya, anak belajar untuk mengandalkan diri sendiri dan menekan kebutuhan emosionalnya sebagai bentuk perlindungan diri.
| Baca juga: Mengenal Disabilitas Mental dan Gejalanya |
Dalam hubungan dewasa, avoidant attachment bisa terlihat dari sikap sulit terbuka, enggan membicarakan perasaan, atau merasa terganggu ketika pasangan menuntut kedekatan emosional. Mereka juga cenderung menarik diri saat hubungan mulai terasa terlalu intens.
Meski sering dianggap dingin atau tidak peduli, individu dengan avoidant attachment sebenarnya tetap memiliki kebutuhan emosional. Hanya saja, mereka terbiasa menyimpannya sendiri karena merasa kedekatan berlebihan justru berisiko melukai diri.
Jika tidak disadari, pola ini dapat memicu konflik dalam hubungan. Pasangan bisa merasa diabaikan, sementara individu avoidant merasa tertekan. Hubungan pun menjadi tidak seimbang karena kurangnya komunikasi emosional.
Kabar baiknya, avoidant attachment bukan kondisi permanen. Dengan kesadaran diri, komunikasi yang sehat, serta pengalaman hubungan yang aman, seseorang dapat belajar merasa lebih nyaman dengan kedekatan emosional. Proses ini memang membutuhkan waktu, tetapi sangat mungkin dilakukan.
Memahami avoidant attachment bukan untuk memberi label, melainkan untuk membantu individu dan pasangan membangun hubungan yang lebih sehat. Karena hubungan yang kuat tidak selalu tentang kemandirian, tetapi juga keberanian untuk membuka diri.
Referensi:
https://www.idntimes.com/men/attitude/hal-yang-perlu-kamu-tahu-tentang-avoidant-attachment-01-tg1j7-z8rv78
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....