Bupati Sintang: Kita Harus Optimis Wujudkan Astacita

  • 06 Mar 2026 12:10 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengakui bahwa pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan program Astacita yang menjadi arah kebijakan pembangunan pemerintah pusat. Tantangan tersebut terutama berkaitan dengan keterbatasan anggaran yang terjadi sejak tahun 2025 dan masih berlanjut pada tahun 2026.

Menurutnya, program Astacita mencakup berbagai sektor penting yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan lapangan pekerjaan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan sektor pendidikan dan kesehatan. Seluruh aspek tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimana peningkatan pekerjaan, infrastruktur, banyak hal di pendidikan maupun kesehatan. Semuanya terakomodir dalam Astacita,” ujar Gregorius Herkulanus Bala.

Ia menjelaskan bahwa dalam proses implementasinya, pemerintah daerah harus menyesuaikan program dengan kemampuan yang dimiliki. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai keterbatasan yang ada, terutama akibat pemangkasan anggaran dalam dua tahun terakhir.

“Dalam mewujudkan dan mengimplementasikan itu tentu kita menyesuaikan dengan apa yang bisa kita lakukan, disertai juga dengan segala keterbatasan. Seperti yang kita tahu, anggaran dari tahun 2025 banyak pemotongan dan 2026 begitu juga,” jelasnya.

Meski demikian, Bupati Sintang menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pesimis menghadapi kondisi tersebut. Pemerintah tetap berupaya memaksimalkan sumber daya yang ada serta memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), perusahaan, BUMN, maupun BUMD, agar program pembangunan tetap dapat berjalan.

“Kita tidak pesimis karena itu. Kita tetap berusaha memberdayakan apa yang ada, sekemampuan kita berkomunikasi dengan beberapa OPD. Begitu juga dengan perusahaan, dengan BUMN atau badan usaha milik daerah. Apapun yang bisa kita lakukan, kita kerjakan,” tegasnya. (dby)

Rekomendasi Berita