Merawat Silaturahmi dalam Keberagaman

  • 13 Agt 2025 16:53 WIB
  •  Sibolga

BRN, Sibolga : Keberagaman suku, budaya, agama, dan ras di Sibolga serta Tapanuli Tengah telah menjadi warna yang memperkaya kehidupan masyarakat. Agar hubungan silaturahmi dan kekerabatan yang sudah terjalin tetap terawat, diperlukan sikap yang mencerminkan makna hakiki dari Bhinneka Tunggal Ika.

Parlindungan Harahap saat Opini Publik Pro 1, Rabu (13/8/2025) mengatakan sikap saling menghormati, mau mendengar pendapat orang lain, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan adalah kunci utama menjaga keharmonisan. Selain itu, keterbukaan dan kejujuran dalam berinteraksi dapat menghindarkan masyarakat dari kesalahpahaman yang bisa mengganggu hubungan baik antarwarga.

“Bhinneka Tunggal Ika itu bukan sekadar semboyan, tapi cara hidup. Kita berbeda dalam banyak hal, tapi tetap satu keluarga besar. Kalau ini terus kita pegang, insyaallah hubungan silaturahmi kita akan semakin kuat,” kata Parlindungan.

Kegiatan gotong royong, pertemuan antarwarga lintas agama, hingga menghadiri undangan acara adat atau keagamaan tanpa memandang latar belakang juga menjadi wujud nyata dari semangat Bhinneka Tunggal Ika. Langkah ini diyakini mampu mempererat rasa persaudaraan, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan sesama warga.

Dengan menghidupkan nilai-nilai toleransi dalam setiap aspek kehidupan, masyarakat diharapkan mampu mempertahankan keharmonisan yang sudah menjadi ciri khas Sibolga dan Tapanuli Tengah, serta mewariskannya kepada generasi mendatang.

Rekomendasi Berita