Masinton Temui Mensos, Jadup Cair Akhir September Ini
- 17 Sep 2026 22:48 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapteng - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus bergerak cepat dalam penanganan pascabencana, salah satunya melakukan ‘jemput bola’ ke Kementerian Sosial (Kemensos). Langkah ini dianggap perlu, untuk mengoordinasikan tindak lanjut penanggulangan dampak bencana, serta percepatan penyaluran bantuan kepada keluarga terdampak.
Saat ditemui Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu pada Kamis, 17 September 2026 di kantornya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengaku proses pendataan korban dan dampak bencana menjadi langkah awal krusial yang membutuhkan ketelitian. Saat ini, verifikasi dan validasi data terus dimaksimalkan tim Satgas, untuk memastikan seluruh bantuan tepat sasaran.
“Kita terus berkoordinasi dan berkolaborasi untuk menanggulangi dampak bencana beberapa waktu lalu, dimulai dari melakukan pendataan yang memerlukan waktu, kemudian di verifikasi dan di validasi oleh pak Tito selaku ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera. Selanjutnya kita tindaklanjuti dengan penyaluran, berbagai bantuan program pemerintah sesuai arahan bapak Presiden pada keluarga-keluarga yang terdampak,” kata Saifullah didamping wakil Menteri Sosial, Agus Jabo saat terima kunjungan Bupati Masinton Pasaribu, di kantor Kemensos RI di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.
“Terimakasih pak Bupati (Masinton) yang selama ini telah bekerja baik dan penuh kesabaran. Setelah itu, mudah-mudahan masyarakat dapat bangkit kembali melewati masa-masa sulit ini, dengan kesabaran bersama yang menghadirkan kesejahteraan sosial yang lebih baik,” lanjutnya.
Sementara, Bupati Masinton Pasaribu menyebut sesuai hasil koordinasi Pemkab Tapteng dan pihak Kemensos, tahap penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadup) akan kembali dilakukan pada minggu ketiga dan keempat September 2026 ini. Bantuan Jadup akan direalisasikan untuk 41 ribu 555 jiwa korban bencana, serta bantuan isi hunian bagi 5 ribu 626 Kepala Keluarga (KK).
Bupati Masinton juga memastikan pemerintah daerah akan terus melakukan koordinasi dan mengawal proses tersebut, sehingga bantuan yang telah diperjuangkan dapat segera diterima masyarakat yang berhak. Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak harus terakomodir, sehingga aktivitas dan ekonomi kembali normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....